Senin, 25 Juni 2012

Episode 2 - 29 - Sinetron Raden Kian Santang mula menemui penonton pada 28 Mei 2012 setiap hari pukul 20.30 WIB Di MNCTV



Sinopsis Global

Prabu Siliwangi ( Ananda George ) , Raja Pejajaran mempunyai seorang permaisuri bernama Nyai Subang Larang ( Inne Azri ). Nyai Subang Larang berasal dari keluarga Muslim. Ayahnya seorang syah bandar di Kerawang, bernama Kiai Tapa. Sejak kecil Nyai Subang Larang belajar ilmu agama, atau nyantri di Pesantren Quro milik Syeh Hasanuddin.

Buah pernikahanannya dengan Nyai Subang Larang, Prabu Siliwangi mempunyai 3 orang putra, yaitu Walang Sungsang ( Ahmad Ridho ), atau dikenal dengan Pangeran Cakra Buana, lalu Rara Santang ( Rientammy ) dan yang ketiga bernama Kian Santang ( Alwi Assegaf ). Ketiga anak ini dibesarkan dalam pengajaran islam sehingga tumbuh menjadi muslim dan muslimah yang taat. Sejak lahir Kian Santang sudah menampakkan keistimewaannya. Antara lain, sejak kecil dia sudah pintar baca Al Qur’an, bisa membaca kejadian yang akan datang, tahu apa yang ada di pikiran orang lain, suka menolong, dan lebih dekat dengan masyarakat miskin katimbang kalangan istana. Namun, ada yang cemas dengan kelahiran Kian Santang, yaitu Nini Durga ( Dwi Putrantiwi), tokoh aliran hitam. Tokoh ini sangat sakti, bisa menjelma jadi apa saja. Dia juga punya banyak pengikut yang sangat setia, rela melakukan apa saja yang diperintahkan Nini Durga.

Lahirnya Kian Santang sudah diramalkan oleh Nini Durga, bahwa anak itu kelak bakal menjadi penghalang sepak terjangnya. Wanita penyihir yang sakti ini lalu berusaha menyingkirkan Kian Santang dengan berbagai cara. Dengan kesaktiannya dia menjelma jadi apa saja untuk bisa mendekati Kian Santang kecil. Tapi, usahanya selalu gagal karena Kian Santang sangat cerdik. Di samping bisa membaca pikiran orang, juga banyak akal. Sering kali ayah Kian Santang, Prabu Siliwangi muncul menolongnya juga dengan menyamar. Syeh Hasanuddin, kakek gurunya juga kadang-kadang muncul, mengajarkan mengaji atau ilmu-ilmu kesaktian lainnya.

Saksikan terus perjuangan Raden Kian Santang, dalam melawan kejahatan Nini Durga hanya di MNCTV.

Episode 02, Selasa, 29 Mei 2012
Ayat-ayat Qur’an yang dilantunkan sampai ke telinga Nini Durga. Wanita itu merasa kepanasan. Lalu nyuruh anak buanyan untuk menangkap Kiansantang. Mereka berhasil menangkap Kiansantang dan dimasukan ke dalam karung goni. Namun, sampai di rumah mereka tidak mendapati Kian Santang. Yang ada cuma tahi kebo yang sempat dipegang Nini Durag. Wanita itu marah-marah.
Senapati Arga mulai menampakkan jati dirinya. Di depan raja dia bersifat manis, namun di belakang itu dia berusaha membunuh Kiansantang. Untungnya Kiansantang sigap dan selalu berhasil menghindari serangan gelap.
Suatu saat Kiansantang melihat orang kampung menjerat seekor harimau. Mereka hendak membunuhnya beramai-ramai. Kiansantang menyelamatkannya. Harimau itu mengaku sebagai Maung Bodas, raja harimau yang sudah bersahabat dengan Prabu Siliwangi. Bahkan nama Pajajaran atas gabungan (jajaran)antara kerajaanya dengan kerajaan Pasundan (sebelum Pajajaran). Mereka bersahabat. Sewaktu-waktu dibutuhkan Maung Bodas akan datang. Patih Arga membidikan anak panah kea rah Kiansantang. Panah hamper mengenai sasaran.

Episode 04, Rabu, 30 Mei 2012 
 
Di hutan, saat itu Prabu Siliwangi sedang berkonsentrasi hendak memanah binatang, tiba-tiba ada anak panah yang meluruk dari arah belakang. Seketika Prabu siliwangi berbalik padan dan melepaskan anak panah. Dua anak panah berlawanan arah saling menyongsong. Dan bertabrakan. Penyerang melarikan diri. Tiba-tiba patih Arga melesat dan menghantam orang itu hingga jatuh ke dalam jurang, Prabu Siliwangi marah. Tidak seharusnya Patih Arga bertindak demikian. Patih Arga kesaal, usahanya gagal.
Nini Durga menghempaskan Kiansantang (Nyi Ipah) ke tempat tidur. Barna dan Karta bangga pada gurunya. Nini Durga merasakan pinggangnya sangat sakit. Dia heran, bagaimana anak sekecil itu berat badannya sangat berat. BARNA dan Karta mengusulkan agar NiniDurga minta tebusan pada Prabu Siliwangi. Pasti mereka akaan menjadi orang kaya. Nini Durga marah, dia bukan penculik amatiran. Kiansantang adalah calon musuh besarnya. Kalau dia jadi raja, maaka dia akan melindunginya. Karta dan Barna muji kecerdasan gurunya. Tiba-tiba Kiansantang jejadian kembali ke wujud aslinya, Nyi Ipah. Nini Durga marah-marah, hendak menceburkan wanita itu ke kali untuk umpan buaya. Barna megusulkan supaya Nyi Ipah tetap ditawan. Dia tukang masak istana, pasti masakannya enak. Jadi biar Nyi Ipah masak untuk mereka. Nini Durga setuju. Sementara itu Lengser sedih karena kekasihnya diculik orang. Kiansantang menenangkannya. Berjanji akan membebaskan Nyi Ipah. Rupanya Lengser pingin jadi pahlawan untuk Nyi Ipah. Dia sendiri yang akan membebaskan Nyi Ipah. Lengser datang ke markasnya Nyi Ipah dengan gagah berani. Tapi, laki-laki itu malah menjadi bulan-bulanan Barna dan Karta. Kiansantang muncul dari kejauhan dia membantu Lengser. Barna dan Karta terbirit-birit lalu Lengser membawa lari Nyi Ipah.
NiniDurga marah-marah pada kedua muridnya. Barna dan Karta mengatakan kalau Lengser benar-benar sakti. Nini Durga menyimpulkan. Pasti ada yang membantu. Jangan-jangan Kiansantang yang membantu. Nini Durga nyuruh anak buahnya agar mengejar Kiansantang. Saat itu Kiansantang sedang bermain dengan anak-anak kampung. Barna dan Karta muncul. Mereka senang karena lihat Kiansantang diantara anak-anak itu. Tiba-tiba semuanya berubah menjadi Kiansantag. Barna dan Karta heran. Tiba-tiba lagi semuanya menjadi raksasa. Barna dan Karta ketakutan. Lari terbirit-birit. Unang dan Econ heran. Kenapa orang-orang itu lari. Kata Kiansantang, mungkin liat hantu. Anak-anak juga ketakutan. Kata Kiansantang lagi, “Kalau gitu kita sholawaatan rame-rame. Syetan pasti kabur.” Mereka lalu jalan berbaris sambil nyenandungin sholawat, “Ya Robbibil Mustofa balighmakon sidana"
Ada seorang pemuda desa bernama Sukra, sakti dan jago silat. Dia merasa terusik melihat wabah penyakit di sebuah desa. Banyak yang mati karena penyakit itu. Sukra berkoar-koar bahwa semua itu kesalahan raja. Raja tidak peduli pada nasib rakyatnya. Beberapa orang prajurit tidak suka dengan ucapan Sukra. Mereka hendak menangkap Sukra, tapi justru para prajurit yang berjatuhan. Sukra sesumbar, “jangankan kalian, Prabu Siliwangi sendiri yang datang akan aku hadapi. Dia harus bertanggungjawab pada penderitaan raakyat.” Ucapan itu didengar oleh Kiansantang. Kiansantang tidak terima. Dia lalu berubah wujud menjadi prabu Kian Santang. Bertarung dengan Sukra. Ternyata Sukra memang hebat. Prabu Siliwangi keteter. Sampai akhirnya nyaris celaka. Untung harimau muncul. Menyambar prabu Siliwangi dan membawanya kabur.
Kabar Prabu Siliwangi kalah tersebar ke mana-mana, hingga ke istana. Patih Arga menawarkan diri untuk menghadapi Sukra. Prabu Siliwangi melarangnya. Dia akan bersemedi untuk minta petunjuk pada Dewata.Dia lalu masuk ke ruangan semedi. Di dalam ruang semedi dia mengubah wujud menjadi Sukra, untuk mencari siapa yang menyamar jadi dirinya. Sukra gadungan lalu mengamuk dalam istana. Patih Arga dan para pasukan menghadapinya, tapi mereka kalah semua. Subanglarang larang hendak memanggil ayahnya. Nyi Subanglarang mencegah, sebab kalau sudah bersemedi ayahnya tidak mau diganggu. Kiansantang lalu berinisiatif mengubah wujud menjadi Prabu Siliwangi lagi. Terjadi pertarungan hebat. Sukra berhasil menangkap Prabu Siliwangi dan membawanya melesat pergi. Di tempat sepi Sukra kembali ke wujud aslinya, yaitu Prabu Siliwangi. Kian Santang juga kembali ke wujud aslinya. Kiansantang minta maaf. Dia melakukan itu demi membela ayahnya. Prabu Siliwangi menasehati bahwa kesombongan tidak harus dilawaan dengan kekerasan

Episode 05, Jumat 01 Juni 2012
Ada seorang pemuda desa bernama Sukra, sakti dan jago silat. Dia merasa terusik melihat wabah penyakit di sebuah desa. Banyak yang mati karena penyakit itu. Sukra berkoar-koar bahwa semua itu kesalahan raja. Raja tidak peduli pada nasib rakyatnya. Beberapa orang prajurit tidak suka dengan ucapan Sukra. Mereka hendak menangkap Sukra, tapi justru para prajurit yang berjatuhan. Sukra sesumbar, “jangankan kalian, Prabu Siliwangi sendiri yang datang akan aku hadapi. Dia harus bertanggungjawab pada penderitaan raakyat.” Ucapan itu didengar oleh Kiansantang. Kiansantang tidak terima. Dia lalu berubah wujud menjadi prabu Kian Santang. Bertarung dengan Sukra. Ternyata Sukra memang hebat. Prabu Siliwangi (KS) keteter. Sampai akhirnya nyaris celaka. Untung harimau muncul. Menyambar prabu Siliwangi dan membawanya kabur.
Kabar Prabu Siliwangi kalah tersebar ke mana-mana, hingga ke istana. Patih Arga menawarkan diri untuk menghadapi Sukra. Prabu Siliwangi melarangnya. Dia akan bersemedi untuk minta petunjuk pada Dewata.Dia lalu masuk ke ruangan semedi. Di dalam ruang semedi dia mengubah wujud menjadi Sukra, untuk mencari siapa yang menyamar jadi dirinya. Sukra gadungan lalu mengamuk dalam istana. Patih Arga dan para pasukan menghadapinya, tapi mereka kalah semua. Subanglarang larang hendak memanggil ayahnya. Nyi Subanglarang mencegah, sebab kalau sudah bersemedi ayahnya tidak mau diganggu. Kian Santang lalu berinisiatif mengubah wujud menjadi Prabu Siliwangi lagi. Terjadi pertarungan hebat. Sukra berhasil menangkap Prabu Siliwangi dan membawanya melesat pergi. Di tempat sepi Sukra kembali ke wujud aslinya, yaitu Prabu Siliwangi. Kian Santang juga kembali ke wujud aslinya. Kiansantang minta maaf. Dia melakukan itu demi membela ayahnya. Prabu Siliwangi menasehati bahwa kesombongan tidak harus dilawaan dengan kekerasan.
Pati Arga menyamar dari penduduk biasa, menghasut orang-orang agar memberontak. Sukra tidak setuju. Dia tidak bermaksud seperti itu. Dia hanya ingin raja bertanggungjawaab pada penderitaan rakyatnya. Tapi, dengan kepandaiannya bersilat lidah Patih Arga akhirnya berhasil mempengaruhi Sukra. Beberapa orang mulai trbakar semangatnya untuk berontak pada kerajaan.
Prabu Siliwangi dan Kian Santang menyamar jadi rakyat biasa. Mereka mendatangi daerah yang mendapat musibah. Ternyata Kiai Hasanudin sudah berada di tempat itu. Dengan ilmunya Kiai Hasanudin menyembuhkan orang-orang itu. Lalu menasehatinya dengan nasehat-nasehat agama.
Kiai Hasanudin berkata pada raja bahwa ada yang sengaja menebar penyakit.
Prabu Siliwaangi membagi-baagikan uang. Untuk mereka bangkit lagi. Meski dalam penyamaran, namun rakyat akhirnya tahu kalau yang member uang itu Prabu Siliwangi.
SUKRA dan para penduduk yang ingin memberontak berbondong-bondong ke istana. Tiba-tiba saja Prabu Siliwaangi sudah berdiri menghadang mereka. Sukra menyerangnya. Dengan gerakaan-gerakan ringan Prabu Siliwangi mengelak setiap serangan. Sukra kuwalahan, lalu memerintahkan penduduk menyerang. Prabu Siliwaangi menjadi raksasa. Terjadi angin ribut. Orang-orang berterbangan. Mereka akhirnya menyerah. Prabu SIliwangi mengatakan kalau ada yang bermaksud mengadu domba. Orang itu memang licin, namun suatu saat pasti ketemu. SUKRA dan kawan-kawannya akhirnya menyerah.

Episode 06, Sabtu, 02 Juni 2012

Prabu Siliwangi sedang berlatih silat di tempat yang rahasia. Tiba-tiba ada yang mengintip. Prabu Siliwangi lantas melancarkan serangan jarak jauh. Pengintip terpental. Prabu Siliwangi kaget. Ternyata pengintip itu adalah Kiansantang. Prabu Siliwangi marah karena jurus yang dilatih itu adalah jurus rahasia, tidak boleh ada yang melihat. Kian Santang minta maaf. Kian Santang merengek minta diajari jurus rahasia itu. Prabu Siliwangi melarang. Mengatakan, untuk mempelajari jurus itu harus punya landasan yang kuat, yaitu kekuatan fisik, kecerdasan dan terutama jiwa yang stabil. Suatu ketika, secara nggak sengaja Kiansantang melihat Walangsungsang, kakaknya berlatih jurus itu. Kiansantang protes pada ibunya, kenapa kakaknya diajari jurus itu. Berarti ayahanda pilih kasih. Nyai Subang Larang menasehati Kiansantang, pasti ayahnya punya pertimbangan tertentu. Kiansantang tetap tidak terima dengan hal itu. Dia punya daya ingat yang luar biasa. Dia putar kembali daya ingatnya, terpampang saat ayahnya latihan, lalu dia menirukannya. Dia berhasil. Kiansantang sangat girang. Dia merasa lebih jago dari kakaknya. Ada sifat sombong dlam hati. Ada seorang pencuri sedang beraksi. Kian Santang menangkap orang itu dan menghajarnya habis-habisan. Walangsungsang muncul dan mencegahnya. Lalu memarahinya, kenapa dia bertindak brutal. Walangsungsang menjawab sebab orang itu memang patut menerimanya. Lalu pergi begtu saja. Walangsungsang heran pada perubahan sifat adiknya yang menjadi kasar dan sombong. Di kampung muncul seorang pemuda bernama Gagak Lumayung. Pemuda itu sangat sakti. Namun dia jahat. Tanpa sebab dia mengobrak-abrik sebuah perguruan silat, merusak rumah orang dan merampas harta orang lewat. Dia mengaku disuruh oleh Kiansantang.

SISIPAN SCENE – SILAHKAN DIBAGI POSISINYA AGAR RITMENYA TETAP KENCENG. Perubahan sikap juga terlihat jelas saat Syeh Hasanuddin mengajarinya ngaji bersama kedua orang kakaknya. Kiansantang pergi begitu saja dengan alas an capek. Walangsungsang menegurnya, tapi Kiansantang justru marah. Syeh Hasanuddin member isyarat agar membiarkan Kiansantang pergi. Sifat pemarah itu juga ditunjukkan pada kedua orang pembantunya. Saat itu Lengser sedang istirahat sehabis membersihkan taman. Kiansantang menganggap Lengser pemalas. Lalu disuruh mengerjakan ini itu yang tidak penting sampai lengser kelelahan.Pada Nyi Ipah juga Kian Santang meminta sesuatu sambil membentak-benat. Kedua pembantu itu sangat heran. Nyai Subang Larang juga sedih pada perubahan sikap anak bungsunya itu. Karena Prabu Siliwangi sedang bersemedi, maka Nyi Subang Larang berkeluh kesah pada gurunya. Kata Syeh Hasanuddin, anak itu sedang mengalami goncangan jiwa. Jangan dipaksakan untuk berubah. Pada saatnya nanti dia juga akan kembali seperti semula.

Nama Kiansantang tercemar oleh ulah Gagak Lumayung. Setiap dia muncul orang selalu menghindar, begitu pula dengan teman-teman mainnya. Kiansantang sangat heran. Unang juga lari begitu melihat Kiansantang. Kiansantang mengejar Unang dan bertanya apa sebabnya semuanya menghindarinya. Unang lalu cerita soal pemuda bernama Gagak Lumayung. Kiansantang heran. Kiansantang mencari pemuda itu. Dan menemukannya saat gagak Lumayung sedang menghadang orang, minta hartanya dan mengaku disuruh Kiansantang. Kian Santang marah. Lalu menyerangnya. Anehnya pemuda itu menggunanakan jurus yang sama, jadi sulit dikalahkan. Bahkan sebuah serangannya berhasil membuat Kiansantang terlempar. Pemuda itu lalu melarikan diri. Peristiwa itu membuat pukulan pada jiwa Kian Santang. Kiansantang sangat penasaran. Dia terus mencari Gagak Lumayung. Sampai akhirnya dia berhasil menemukannya. Kembali terjadi ertarungan seru. Kiansantang tidak mampu menandingi keampuan Gagak Lumayung. Dia hamper celaka. Prabu Siliwangi muncul dan mengambil alih posisi Kiansantang. Dengan kesaktiannya raja berhasil mengalahkannya. Akhir pertarungan, dengan efek khusu tubuh Gagak Lumayung menjadi hologram atau apa, lalu masuk ke dalam raga Kiansantang.

Prabu Siliwangi mengatakan, sejatinya Gagak Lumayung adalah perwujudan sifat baik Kiansantang. Dia tidak setuju dengan sikap sombong Kiansantang. Maka dia keluar dan membuat keonaran. Dan itu semua bermula dari ambisi Kiansantang mempelajari ilmu rahasia. Soal kenapa dia mengajari Walangsungsang, sebab dia anak pertama, calon pengganti tahtanya kelak. Itu pun baru jurus dasar saja. Kiansantang menyadari. Dia minta maaf.
Episode 09, Senin, 04 Juni 2012
Sekelompok orang hendak mengorbankan seorang anak (Anggayana) ke dalam api. Kiansantang muncul menyelamatkan anak itu. Terjadilah pertarungan namun Kian Santang berhasil membawa anak itu pergi. Di tempat yang sudah aman Kiansantang bertanya kepada Anggayana mengapa dirinya dibakar? Angga cerita kalau kampungnya sedang dilanda kekeringan akibatnya panen gagal. Banyak yang mati kelaparan. Orang-orang meyakini arwah penunggu kampung sedang mara maka diperlukan persembahan, berupa jiwa seorang anak. Kiansantang marah mendengar itu. Kiansantang sedang berjalan-jalan dan tiba - tiba ada yang menyergapnya. Kiansantang berhasil menghindar dan terjadi pertarungan. Namun, tiba-tiba ada jaring dilempar dari pepohonan dan Kiansantang terjaring.

Kiansantang dibawa ke kampung. Otak dari penangkapan adalah ketua spiritual di kampung tadi (Sumana). Kiansantang dipaksa menenggak minuman dan minuman itu membuat Kiansantang lemas. Kiansantang hendak dikorbankan, sebagaai ganti Angga. Pada saat yang sangat kritis tiba-tiba saja muncul mahluk aneh di balik api. Mahluk itu mengaku sebagai utusan Arwah penunggu kampung. Semuanya bersujud. Pada saat itu muncul teman-teman kecil Kiansantang: Econ, Uang, juga Anggayana. Mereka membebaskan Kiansantang lalu mengajaknya pergi. Salah seorang warga sempat mengintip dikit, melihat kalau Kian Santang dibawa pergi oleh teman-temannya. Orang itu berteriak. Orang lalu berhamburan mengejar Kiansantang dan teman-temannya. Kian Santang berhasil kabur dan bersembunyi di tempat aman.

Syeh Hasanudding melihat sebuah mushollah yang tak terurus. Seseorang (Ujang) datang, bukannya ikut sholat, tetapi malah marah-marah karena suara Adzan tersebut. Ujang akhirnya sadar lalu mengatakan kalau sebelumnya kampung itu bernuansa Islami, namun datanglah Sumana dengan kesaktiannya Sumana mempengaruhiorang-orang,dsampai akhirnya orang-orang meninggalkan sholat. Dan sekarang Sumana menjadi panutan orang kampung.

Anak buah Sumana mengetahui persembunyian Kian santang dan teman-temannya untung seorang petani tua menolong(Syeh Hasanuddin). Syeh Hasanuddin lantas mengembalikan kekuatan Kiansantang seperti semula. Syeh Hasanuddin mengajak Ujang dan anak-anak sholat istiqo’. Meminta hujan. Orang-orang kampong menotonnya sambil mengolok-olok. Hujan pun datang. Orang-orang akhirnya percaya pada ajakan Syeh Hasanuddin. Sumana marah. Bersama anak buahnya dia menyerang Syeh Hasanuddin. Terjadi pertarungan seru. Dibantu Kiansantang Sumana dan anak buahya kabur.

Orang-orang akhirnya kembali menjalankan perintah agama. Merekabergotong royong membangun masjid.Sementara Kiansantang ngajarin ngaji.
Episode 10, Selasa, 05 Juni 2012
Istana Pajajaran kembali geger karena Seluruh tubuh Rara Santang dipenuhi oleh sisik yang mengeluarkan bau tak sedap sehingga ia malu dan tidak mau keluar. Ternyata bukan hanya Rara Santang yang menderita penyakit, beberapa rakyat Pajajaran pun menderita berbagai penyakit aneh. Nyi Ipah terkena penyakit dimana tubuhnya mengeluarkan nanah yang berbau amis. Keadaan Pajajaran yang hampir lumpuh itu tidak disia-siakan oleh Barna dan Karta. Kedua anak buah Nini Durga itu dengan leluasa melakukan perampokan tanpa mendapat perlawanan berarti dari rakyat yang sudah lemah.
Penyakit yang diderita Rara Santang dan lainnya itu merupakan ulah Nini Durga yang menebarkan penyakit secara gaib. Nini Durga sengaja melakukan itu karena tak mampu melawan Prabu Siliwangi yang sakti. Berbagai tabib sudah didatangkan ke Pajajaran untuk mengobati berbagai penyakit tersebut. Tapi tak satupun yang mampu menyembuhkan Rara Santang dan juga para penduduk. Dari ilham yang diterima oleh Kyai Hasanudin, bahwa seluruh penyakit yang melanda Pajajaran bisa dimusnahkan dengan “cai’ kahuripan”, yang merupakan air suci yang hanya terdapat di danau puncak gunung Sabeulah.
Kiansantang langsung menawarkan diri untuk mengambil “CAI KAHURIPAN” tersebut. Prabu Siliwangi melarangnya karena Gunung Sabeulah dihuni oleh seekora ular naga yang sangat ganas. Tapi Kiansantang tak peduli. Demi kesembuhan kakaknya dan juga seluruh rakyat Pajajaran, ia rela mengorbankan jiwa dan raganya. Akhirnya Kiansantang diijinkan pergi dengan ditemani oleh Lengser. Kiansantang hanya dibekali tasbih oleh Kyai Hasanudin untuk menjaga dirinya. Unang dan Econ pun ingin ikut serta, karena keluarga mereka pun terkena wabah penyakit.
Nini Durga yakin, Kiansantang tak aka selamat dalam perjalanan. Dan itu berarti, tak akan adalagi orang yang bakal menjadi musuh besarnya yang akan menghambat segala bentuk kejahatan yang dilakukannya.
Ternyata perjalanan mencari “CAI KAHURIPAN” tidak gampang. Mereka harus menghadapi berbagai makhluk yang mengerikan. Kiansantang berhasil mengalahkan mereka satu-persatu. Bahkan tidak hanya itu, makhluk-makhluk tersebut akhirnya dapat dimanfaatkannya untuk mencari air yang dimaksud. Hingga akhirnya sampailah mereka ke danau, sumber “cai kahuripan”.
Melihat kemunculan Kiansantang dan rombongannya, naga sakti penunggu danau itu marah dan langsung menyerang Kiansantang. Terjadilah pertarungan yang sangat seru. Dan ketika sang Naga hendak membunuhnya, tiba-tiba menjerit kesakitan tatkala melihat Tasbih yang dikalungkan di leher Kiansantang. Kesempatan itu tak disia-siakan oleh Kiansantang yang segera bangkit dan melumpuhkannya. Sang Naga akhirnya bertekuk lutut dan mohon agar tidak dibunuh. Kiansantang mengatakan bahwa dirinya bukanlah seorang pembunuh. Ia hanya menginginkan “cai kahuripan” untuk mengobati kakaknya dan juga seluruh rakyat yang menderita penyakit aneh.
Nini Durga yang mengawasi setiap gerak langkah Kiansantang dari air di tempayannya marah besar ketika mengetahui musuhnya itu berhasil memperoleh air kahuripan. Lantas ia pun bergegas mencegat Kiansantang yang sedang dalam perjalanan pulang. Tapi Nini Durga tak menyangka kalau Kiansantang ditemani sang Naga. Akibatnya terjadi pertarungan sengit antara Nini Durga dengan sang Naga.
Akhirnya kiansantang bisa menyembuhkan seluruh rakyat dan juga kakaknya dengan air kahuripan. Sedangkan Nini Durga hanya bisa mengumpat atas kegagalan dirinya sendiri.

Episode 11, Rabu, 06 Juni 2012
Istana Pajajaran kembali geger karena Seluruh tubuh Rara Santang dipenuhi oleh sisik yang mengeluarkan bau tak sedap sehingga ia malu dan tidak mau keluar. Ternyata bukan hanya Rara Santang yang menderita penyakit, beberapa rakyat Pajajaran pun menderita berbagai penyakit aneh. Nyi Ipah terkena penyakit dimana tubuhnya mengeluarkan nanah yang berbau amis. Keadaan Pajajaran yang hampir lumpuh itu tidak disia-siakan oleh Barna dan Karta. Kedua anak buah Nini Durga itu dengan leluasa melakukan perampokan tanpa mendapat perlawanan berarti dari rakyat yang sudah lemah.
Penyakit yang diderita Rara Santang dan lainnya itu merupakan ulah Nini Durga yang menebarkan penyakit secara gaib. Nini Durga sengaja melakukan itu karena tak mampu melawan Prabu Siliwangi yang sakti. Berbagai tabib sudah didatangkan ke Pajajaran untuk mengobati berbagai penyakit tersebut. Tapi tak satupun yang mampu menyembuhkan Rara Santang dan juga para penduduk. Dari ilham yang diterima oleh Kyai Hasanudin, bahwa seluruh penyakit yang melanda Pajajaran bisa dimusnahkan dengan “cai’ kahuripan”, yang merupakan air suci yang hanya terdapat di danau puncak gunung Sabeulah.
Kiansantang langsung menawarkan diri untuk mengambil “CAI KAHURIPAN” tersebut. Prabu Siliwangi melarangnya karena Gunung Sabeulah dihuni oleh seekora ular naga yang sangat ganas. Tapi Kiansantang tak peduli. Demi kesembuhan kakaknya dan juga seluruh rakyat Pajajaran, ia rela mengorbankan jiwa dan raganya. Akhirnya Kiansantang diijinkan pergi dengan ditemani oleh Lengser. Kiansantang hanya dibekali tasbih oleh Kyai Hasanudin untuk menjaga dirinya. Unang dan Econ pun ingin ikut serta, karena keluarga mereka pun terkena wabah penyakit.
Nini Durga yakin, Kiansantang tak aka selamat dalam perjalanan. Dan itu berarti, tak akan adalagi orang yang bakal menjadi musuh besarnya yang akan menghambat segala bentuk kejahatan yang dilakukannya.
Ternyata perjalanan mencari “CAI KAHURIPAN” tidak gampang. Mereka harus menghadapi berbagai makhluk yang mengerikan. Kiansantang berhasil mengalahkan mereka satu-persatu. Bahkan tidak hanya itu, makhluk-makhluk tersebut akhirnya dapat dimanfaatkannya untuk mencari air yang dimaksud. Hingga akhirnya sampailah mereka ke danau, sumber “cai kahuripan”.
Melihat kemunculan Kiansantang dan rombongannya, naga sakti penunggu danau itu marah dan langsung menyerang Kiansantang. Terjadilah pertarungan yang sangat seru. Dan ketika sang Naga hendak membunuhnya, tiba-tiba menjerit kesakitan tatkala melihat Tasbih yang dikalungkan di leher Kiansantang. Kesempatan itu tak disia-siakan oleh Kiansantang yang segera bangkit dan melumpuhkannya. Sang Naga akhirnya bertekuk lutut dan mohon agar tidak dibunuh. Kiansantang mengatakan bahwa dirinya bukanlah seorang pembunuh. Ia hanya menginginkan “cai kahuripan” untuk mengobati kakaknya dan juga seluruh rakyat yang menderita penyakit aneh.
Nini Durga yang mengawasi setiap gerak langkah Kiansantang dari air di tempayannya marah besar ketika mengetahui musuhnya itu berhasil memperoleh air kahuripan. Lantas ia pun bergegas mencegat Kiansantang yang sedang dalam perjalanan pulang. Tapi Nini Durga tak menyangka kalau Kiansantang ditemani sang Naga. Akibatnya terjadi pertarungan sengit antara Nini Durga dengan sang Naga.
Akhirnya kiansantang bisa menyembuhkan seluruh rakyat dan juga kakaknya dengan air kahuripan. Sedangkan Nini Durga hanya bisa mengumpat atas kegagalan dirinya sendiri.

Episode 12, Kamis, 07 Juni 2012
Gagal panen melanda Pajajaran. Raja hendak membagikan simpanan beras dari lumbung milik Negara. Tapi lumbung dibakar anak buah Nini Durga, beruntung masih ada yang bias di selamatkan dan dibagi. Senapati ditugaskan membagi sisa beras. Senapati sengaja membagikan secara tidak merata, sehingga timbul kekacauan. Kiansantang dan Syeh Hasanuddin turun tangan menenangkan suasana. Keadaan pun kembali tenang. Senapati menyuruh Nini Durga untuk mempengaruhi rakyat. Nini Durga lalu menyamar menjadi rentenir, bernama Nyi Mas Ganda Icis. Rakyat yang kesulitan ekonomi lalu berbondong-bondong berhutang ke Nyi Mas Ganda Icis. Anak buah Nyi Pelet mencegah masuknya pedagang dari luar. Sedangkan anak buah yang lain memborong barang-barang sembako di pasar. Praktis rakyat kota raja benar-benar mengalami kesulitan. Keadaan itu diharapkan oleh Senapati dan Nini Durga bakal menimbulkan kekacauan. Rakyat tidak percaya pada kepemimpinan Prabu Siliwangi.
Kiansantang dan Walangsungsang keluar istana untuk mencari sarana untuk mengakhiri keadaan buruk itu. Kiansantang ketemu Pengemis tua yang pernah ditolongnya. Ternyata pengemis itu adalah orang sakti. Pengemis memberinya ramuan yang bias menumbuhkan tanaman dengan segera. Kiansantang lalu membagikan ramuan itu. Petani menaburkan ramuan. Maka padi pun tumbuh dengan cepat. Nini Durga tidak senang melihat hal itu. Dia lalu memanggil hama tikus untuk menghancurkan tanaman. Kiansantang mencegah ulah Nini Durga. Terjadi pertarungan. Kiansantang memanfaatkan tikus-tikus untuk menyerang balik Nini Durga. Wanita itu berlari-lari dikejar ribuan tikus. Panen raya tiba. Yang hasil padinya bagus berbagi pada yang tanamannya nggak tumbuh. Orang-orang berzakat untuk hasil panennya. Kiai Hasanuddin membeberkan tentang Zakat. Allah akan mencabut keberkahan pada negeri yang orang-orangnya tidak mau berzakat.

Episode 13, Jumat, 08 Juni 2012

Gagal panen melanda Pajajaran. Raja hendak membagikan simpanan beras dari lumbung milik Negara. Tapi lumbung dibakar anak buah Nini Durga, beruntung masih ada yang bias di selamatkan dan dibagi. Senapati ditugaskan membagi sisa beras. Senapati sengaja membagikan secara tidak merata, sehingga timbul kekacauan. Kiansantang dan Syeh Hasanuddin turun tangan menenangkan suasana. Keadaan pun kembali tenang. Senapati menyuruh Nini Durga untuk mempengaruhi rakyat. Nini Durga lalu menyamar menjadi rentenir, bernama Nyi Mas Ganda Icis. Rakyat yang kesulitan ekonomi lalu berbondong-bondong berhutang ke Nyi Mas Ganda Icis. Anak buah Nyi Pelet mencegah masuknya pedagang dari luar. Sedangkan anak buah yang lain memborong barang-barang sembako di pasar. Praktis rakyat kota raja benar-benar mengalami kesulitan. Keadaan itu diharapkan oleh Senapati dan Nini Durga bakal menimbulkan kekacauan. Rakyat tidak percaya pada kepemimpinan Prabu Siliwangi.

Kiansantang dan Walangsungsang keluar istana untuk mencari sarana untuk mengakhiri keadaan buruk itu. Kiansantang ketemu Pengemis tua yang pernah ditolongnya. Ternyata pengemis itu adalah orang sakti. Pengemis memberinya ramuan yang bias menumbuhkan tanaman dengan segera. Kiansantang lalu membagikan ramuan itu. Petani menaburkan ramuan. Maka padi pun tumbuh dengan cepat. Nini Durga tidak senang melihat hal itu. Dia lalu memanggil hama tikus untuk menghancurkan tanaman. Kiansantang mencegah ulah Nini Durga. Terjadi pertarungan. Kiansantang memanfaatkan tikus-tikus untuk menyerang balik Nini Durga. Wanita itu berlari-lari dikejar ribuan tikus. Panen raya tiba. Yang hasil padinya bagus berbagi pada yang tanamannya nggak tumbuh. Orang-orang berzakat untuk hasil panennya. Kiai Hasanuddin membeberkan tentang Zakat. Allah akan mencabut keberkahan pada negeri yang orang-orangnya tidak mau berzakat.

Episode 14, Minggu, 10 Juni 2012
Gagal panen melanda Pajajaran. Raja hendak membagikan simpanan beras dari lumbung milik Negara. Tapi lumbung dibakar anak buah Nini Durga, beruntung masih ada yang bias di selamatkan dan dibagi. Senapati ditugaskan membagi sisa beras. Senapati sengaja membagikan secara tidak merata, sehingga timbul kekacauan. Kiansantang dan Syeh Hasanuddin turun tangan menenangkan suasana. Keadaan pun kembali tenang. Senapati menyuruh Nini Durga untuk mempengaruhi rakyat. Nini Durga lalu menyamar menjadi rentenir, bernama Nyi Mas Ganda Icis. Rakyat yang kesulitan ekonomi lalu berbondong-bondong berhutang ke Nyi Mas Ganda Icis. Anak buah Nyi Pelet mencegah masuknya pedagang dari luar. Sedangkan anak buah yang lain memborong barang-barang sembako di pasar. Praktis rakyat kota raja benar-benar mengalami kesulitan. Keadaan itu diharapkan oleh Senapati dan Nini Durga bakal menimbulkan kekacauan. Rakyat tidak percaya pada kepemimpinan Prabu Siliwangi.
Kiansantang dan Walangsungsang keluar istana untuk mencari sarana untuk mengakhiri keadaan buruk itu. Kiansantang ketemu Pengemis tua yang pernah ditolongnya. Ternyata pengemis itu adalah orang sakti. Pengemis memberinya ramuan yang bias menumbuhkan tanaman dengan segera. Kiansantang lalu membagikan ramuan itu. Petani menaburkan ramuan. Maka padi pun tumbuh dengan cepat. Nini Durga tidak senang melihat hal itu. Dia lalu memanggil hama tikus untuk menghancurkan tanaman. Kiansantang mencegah ulah Nini Durga. Terjadi pertarungan. Kiansantang memanfaatkan tikus-tikus untuk menyerang balik Nini Durga. Wanita itu berlari-lari dikejar ribuan tikus. Panen raya tiba. Yang hasil padinya bagus berbagi pada yang tanamannya nggak tumbuh. Orang-orang berzakat untuk hasil panennya. Kiai Hasanuddin membeberkan tentang Zakat. Allah akan mencabut keberkahan pada negeri yang orang-orangnya tidak mau berzakat.

Episode 15, Senin, 11 Juni 2012

Gagal panen melanda Pajajaran. Raja hendak membagikan simpanan beras dari lumbung milik Negara. Tapi lumbung dibakar anak buah Nini Durga, beruntung masih ada yang bias di selamatkan dan dibagi. Senapati ditugaskan membagi sisa beras. Senapati sengaja membagikan secara tidak merata, sehingga timbul kekacauan. Kiansantang dan Syeh Hasanuddin turun tangan menenangkan suasana. Keadaan pun kembali tenang. Senapati menyuruh Nini Durga untuk mempengaruhi rakyat. Nini Durga lalu menyamar menjadi rentenir, bernama Nyi Mas Ganda Icis. Rakyat yang kesulitan ekonomi lalu berbondong-bondong berhutang ke Nyi Mas Ganda Icis. Anak buah Nyi Pelet mencegah masuknya pedagang dari luar. Sedangkan anak buah yang lain memborong barang-barang sembako di pasar. Praktis rakyat kota raja benar-benar mengalami kesulitan. Keadaan itu diharapkan oleh Senapati dan Nini Durga bakal menimbulkan kekacauan. Rakyat tidak percaya pada kepemimpinan Prabu Siliwangi.

Kiansantang dan Walangsungsang keluar istana untuk mencari sarana untuk mengakhiri keadaan buruk itu. Kiansantang ketemu Pengemis tua yang pernah ditolongnya. Ternyata pengemis itu adalah orang sakti. Pengemis memberinya ramuan yang bias menumbuhkan tanaman dengan segera. Kiansantang lalu membagikan ramuan itu. Petani menaburkan ramuan. Maka padi pun tumbuh dengan cepat. Nini Durga tidak senang melihat hal itu. Dia lalu memanggil hama tikus untuk menghancurkan tanaman. Kiansantang mencegah ulah Nini Durga. Terjadi pertarungan. Kiansantang memanfaatkan tikus-tikus untuk menyerang balik Nini Durga. Wanita itu berlari-lari dikejar ribuan tikus. Panen raya tiba. Yang hasil padinya bagus berbagi pada yang tanamannya nggak tumbuh. Orang-orang berzakat untuk hasil panennya. Kiai Hasanuddin membeberkan tentang Zakat. Allah akan mencabut keberkahan pada negeri yang orang-orangnya tidak mau berzakat.

Episode 16, Selasa, 12 Juni 2012

Gagal panen melanda Pajajaran. Raja hendak membagikan simpanan beras dari lumbung milik Negara. Tapi lumbung dibakar anak buah Nini Durga, beruntung masih ada yang bias di selamatkan dan dibagi. Senapati ditugaskan membagi sisa beras. Senapati sengaja membagikan secara tidak merata, sehingga timbul kekacauan. Kiansantang dan Syeh Hasanuddin turun tangan menenangkan suasana. Keadaan pun kembali tenang. Senapati menyuruh Nini Durga untuk mempengaruhi rakyat. Nini Durga lalu menyamar menjadi rentenir, bernama Nyi Mas Ganda Icis. Rakyat yang kesulitan ekonomi lalu berbondong-bondong berhutang ke Nyi Mas Ganda Icis. Anak buah Nyi Pelet mencegah masuknya pedagang dari luar. Sedangkan anak buah yang lain memborong barang-barang sembako di pasar. Praktis rakyat kota raja benar-benar mengalami kesulitan. Keadaan itu diharapkan oleh Senapati dan Nini Durga bakal menimbulkan kekacauan. Rakyat tidak percaya pada kepemimpinan Prabu Siliwangi.

Kiansantang dan Walangsungsang keluar istana untuk mencari sarana untuk mengakhiri keadaan buruk itu. Kiansantang ketemu Pengemis tua yang pernah ditolongnya. Ternyata pengemis itu adalah orang sakti. Pengemis memberinya ramuan yang bias menumbuhkan tanaman dengan segera. Kiansantang lalu membagikan ramuan itu. Petani menaburkan ramuan. Maka padi pun tumbuh dengan cepat. Nini Durga tidak senang melihat hal itu. Dia lalu memanggil hama tikus untuk menghancurkan tanaman. Kiansantang mencegah ulah Nini Durga. Terjadi pertarungan. Kiansantang memanfaatkan tikus-tikus untuk menyerang balik Nini Durga. Wanita itu berlari-lari dikejar ribuan tikus. Panen raya tiba. Yang hasil padinya bagus berbagi pada yang tanamannya nggak tumbuh. Orang-orang berzakat untuk hasil panennya. Kiai Hasanuddin membeberkan tentang Zakat. Allah akan mencabut keberkahan pada negeri yang orang-orangnya tidak mau berzakat.

Episode 17, Rabu, 13 Juni 2012

Gagal panen melanda Pajajaran. Raja hendak membagikan simpanan beras dari lumbung milik Negara. Tapi lumbung dibakar anak buah Nini Durga, beruntung masih ada yang bias di selamatkan dan dibagi. Senapati ditugaskan membagi sisa beras. Senapati sengaja membagikan secara tidak merata, sehingga timbul kekacauan. Kiansantang dan Syeh Hasanuddin turun tangan menenangkan suasana. Keadaan pun kembali tenang. Senapati menyuruh Nini Durga untuk mempengaruhi rakyat. Nini Durga lalu menyamar menjadi rentenir, bernama Nyi Mas Ganda Icis. Rakyat yang kesulitan ekonomi lalu berbondong-bondong berhutang ke Nyi Mas Ganda Icis. Anak buah Nyi Pelet mencegah masuknya pedagang dari luar. Sedangkan anak buah yang lain memborong barang-barang sembako di pasar. Praktis rakyat kota raja benar-benar mengalami kesulitan. Keadaan itu diharapkan oleh Senapati dan Nini Durga bakal menimbulkan kekacauan. Rakyat tidak percaya pada kepemimpinan Prabu Siliwangi.

Kiansantang dan Walangsungsang keluar istana untuk mencari sarana untuk mengakhiri keadaan buruk itu. Kiansantang ketemu Pengemis tua yang pernah ditolongnya. Ternyata pengemis itu adalah orang sakti. Pengemis memberinya ramuan yang bias menumbuhkan tanaman dengan segera. Kiansantang lalu membagikan ramuan itu. Petani menaburkan ramuan. Maka padi pun tumbuh dengan cepat. Nini Durga tidak senang melihat hal itu. Dia lalu memanggil hama tikus untuk menghancurkan tanaman. Kiansantang mencegah ulah Nini Durga. Terjadi pertarungan. Kiansantang memanfaatkan tikus-tikus untuk menyerang balik Nini Durga. Wanita itu berlari-lari dikejar ribuan tikus. Panen raya tiba. Yang hasil padinya bagus berbagi pada yang tanamannya nggak tumbuh. Orang-orang berzakat untuk hasil panennya. Kiai Hasanuddin membeberkan tentang Zakat. Allah akan mencabut keberkahan pada negeri yang orang-orangnya tidak mau berzakat.
Episode 19, Jumat, 15 Juni 2012
Gagal panen melanda Pajajaran. Raja hendak membagikan simpanan beras dari lumbung milik Negara. Tapi lumbung dibakar anak buah Nini Durga, beruntung masih ada yang bias di selamatkan dan dibagi. Senapati ditugaskan membagi sisa beras. Senapati sengaja membagikan secara tidak merata, sehingga timbul kekacauan. Kiansantang dan Syeh Hasanuddin turun tangan menenangkan suasana. Keadaan pun kembali tenang. Senapati menyuruh Nini Durga untuk mempengaruhi rakyat. Nini Durga lalu menyamar menjadi rentenir, bernama Nyi Mas Ganda Icis. Rakyat yang kesulitan ekonomi lalu berbondong-bondong berhutang ke Nyi Mas Ganda Icis. Anak buah Nyi Pelet mencegah masuknya pedagang dari luar. Sedangkan anak buah yang lain memborong barang-barang sembako di pasar. Praktis rakyat kota raja benar-benar mengalami kesulitan. Keadaan itu diharapkan oleh Senapati dan Nini Durga bakal menimbulkan kekacauan. Rakyat tidak percaya pada kepemimpinan Prabu Siliwangi.
Kiansantang dan Walangsungsang keluar istana untuk mencari sarana untuk mengakhiri keadaan buruk itu. Kiansantang ketemu Pengemis tua yang pernah ditolongnya. Ternyata pengemis itu adalah orang sakti. Pengemis memberinya ramuan yang bias menumbuhkan tanaman dengan segera. Kiansantang lalu membagikan ramuan itu. Petani menaburkan ramuan. Maka padi pun tumbuh dengan cepat. Nini Durga tidak senang melihat hal itu. Dia lalu memanggil hama tikus untuk menghancurkan tanaman. Kiansantang mencegah ulah Nini Durga. Terjadi pertarungan. Kiansantang memanfaatkan tikus-tikus untuk menyerang balik Nini Durga. Wanita itu berlari-lari dikejar ribuan tikus. Panen raya tiba. Yang hasil padinya bagus berbagi pada yang tanamannya nggak tumbuh. Orang-orang berzakat untuk hasil panennya. Kiai Hasanuddin membeberkan tentang Zakat. Allah akan mencabut keberkahan pada negeri yang orang-orangnya tidak mau berzakat.

Episode 22, Senin, 18 Juni 2012

Gagal panen melanda Pajajaran. Raja hendak membagikan simpanan beras dari lumbung milik Negara. Tapi lumbung dibakar anak buah Nini Durga, beruntung masih ada yang bias di selamatkan dan dibagi. Senapati ditugaskan membagi sisa beras. Senapati sengaja membagikan secara tidak merata, sehingga timbul kekacauan. Kiansantang dan Syeh Hasanuddin turun tangan menenangkan suasana. Keadaan pun kembali tenang. Senapati menyuruh Nini Durga untuk mempengaruhi rakyat. Nini Durga lalu menyamar menjadi rentenir, bernama Nyi Mas Ganda Icis. Rakyat yang kesulitan ekonomi lalu berbondong-bondong berhutang ke Nyi Mas Ganda Icis. Anak buah Nyi Pelet mencegah masuknya pedagang dari luar. Sedangkan anak buah yang lain memborong barang-barang sembako di pasar. Praktis rakyat kota raja benar-benar mengalami kesulitan. Keadaan itu diharapkan oleh Senapati dan Nini Durga bakal menimbulkan kekacauan. Rakyat tidak percaya pada kepemimpinan Prabu Siliwangi.

Kiansantang dan Walangsungsang keluar istana untuk mencari sarana untuk mengakhiri keadaan buruk itu. Kiansantang ketemu Pengemis tua yang pernah ditolongnya. Ternyata pengemis itu adalah orang sakti. Pengemis memberinya ramuan yang bias menumbuhkan tanaman dengan segera. Kiansantang lalu membagikan ramuan itu. Petani menaburkan ramuan. Maka padi pun tumbuh dengan cepat. Nini Durga tidak senang melihat hal itu. Dia lalu memanggil hama tikus untuk menghancurkan tanaman. Kiansantang mencegah ulah Nini Durga. Terjadi pertarungan. Kiansantang memanfaatkan tikus-tikus untuk menyerang balik Nini Durga. Wanita itu berlari-lari dikejar ribuan tikus. Panen raya tiba. Yang hasil padinya bagus berbagi pada yang tanamannya nggak tumbuh. Orang-orang berzakat untuk hasil panennya. Kiai Hasanuddin membeberkan tentang Zakat. Allah akan mencabut keberkahan pada negeri yang orang-orangnya tidak mau berzakat.

Episode 23, Selasa, 19 Juni 2012

Gagal panen melanda Pajajaran. Raja hendak membagikan simpanan beras dari lumbung milik Negara. Tapi lumbung dibakar anak buah Nini Durga, beruntung masih ada yang bias di selamatkan dan dibagi. Senapati ditugaskan membagi sisa beras. Senapati sengaja membagikan secara tidak merata, sehingga timbul kekacauan. Kiansantang dan Syeh Hasanuddin turun tangan menenangkan suasana. Keadaan pun kembali tenang. Senapati menyuruh Nini Durga untuk mempengaruhi rakyat. Nini Durga lalu menyamar menjadi rentenir, bernama Nyi Mas Ganda Icis. Rakyat yang kesulitan ekonomi lalu berbondong-bondong berhutang ke Nyi Mas Ganda Icis. Anak buah Nyi Pelet mencegah masuknya pedagang dari luar. Sedangkan anak buah yang lain memborong barang-barang sembako di pasar. Praktis rakyat kota raja benar-benar mengalami kesulitan. Keadaan itu diharapkan oleh Senapati dan Nini Durga bakal menimbulkan kekacauan. Rakyat tidak percaya pada kepemimpinan Prabu Siliwangi.

Kiansantang dan Walangsungsang keluar istana untuk mencari sarana untuk mengakhiri keadaan buruk itu. Kiansantang ketemu Pengemis tua yang pernah ditolongnya. Ternyata pengemis itu adalah orang sakti. Pengemis memberinya ramuan yang bias menumbuhkan tanaman dengan segera. Kiansantang lalu membagikan ramuan itu. Petani menaburkan ramuan. Maka padi pun tumbuh dengan cepat. Nini Durga tidak senang melihat hal itu. Dia lalu memanggil hama tikus untuk menghancurkan tanaman. Kiansantang mencegah ulah Nini Durga. Terjadi pertarungan. Kiansantang memanfaatkan tikus-tikus untuk menyerang balik Nini Durga. Wanita itu berlari-lari dikejar ribuan tikus. Panen raya tiba. Yang hasil padinya bagus berbagi pada yang tanamannya nggak tumbuh. Orang-orang berzakat untuk hasil panennya. Kiai Hasanuddin membeberkan tentang Zakat. Allah akan mencabut keberkahan pada negeri yang orang-orangnya tidak mau berzakat.

Episode 24, Rabu, 20 Juni 2012

Gagal panen melanda Pajajaran. Raja hendak membagikan simpanan beras dari lumbung milik Negara. Tapi lumbung dibakar anak buah Nini Durga, beruntung masih ada yang bias di selamatkan dan dibagi. Senapati ditugaskan membagi sisa beras. Senapati sengaja membagikan secara tidak merata, sehingga timbul kekacauan. Kiansantang dan Syeh Hasanuddin turun tangan menenangkan suasana. Keadaan pun kembali tenang. Senapati menyuruh Nini Durga untuk mempengaruhi rakyat. Nini Durga lalu menyamar menjadi rentenir, bernama Nyi Mas Ganda Icis. Rakyat yang kesulitan ekonomi lalu berbondong-bondong berhutang ke Nyi Mas Ganda Icis. Anak buah Nyi Pelet mencegah masuknya pedagang dari luar. Sedangkan anak buah yang lain memborong barang-barang sembako di pasar. Praktis rakyat kota raja benar-benar mengalami kesulitan. Keadaan itu diharapkan oleh Senapati dan Nini Durga bakal menimbulkan kekacauan. Rakyat tidak percaya pada kepemimpinan Prabu Siliwangi.

Kiansantang dan Walangsungsang keluar istana untuk mencari sarana untuk mengakhiri keadaan buruk itu. Kiansantang ketemu Pengemis tua yang pernah ditolongnya. Ternyata pengemis itu adalah orang sakti. Pengemis memberinya ramuan yang bias menumbuhkan tanaman dengan segera. Kiansantang lalu membagikan ramuan itu. Petani menaburkan ramuan. Maka padi pun tumbuh dengan cepat. Nini Durga tidak senang melihat hal itu. Dia lalu memanggil hama tikus untuk menghancurkan tanaman. Kiansantang mencegah ulah Nini Durga. Terjadi pertarungan. Kiansantang memanfaatkan tikus-tikus untuk menyerang balik Nini Durga. Wanita itu berlari-lari dikejar ribuan tikus. Panen raya tiba. Yang hasil padinya bagus berbagi pada yang tanamannya nggak tumbuh. Orang-orang berzakat untuk hasil panennya. Kiai Hasanuddin membeberkan tentang Zakat. Allah akan mencabut keberkahan pada negeri yang orang-orangnya tidak mau berzakat.

Episode 25, Kamis, 21 Juni 2012

Gagal panen melanda Pajajaran. Raja hendak membagikan simpanan beras dari lumbung milik Negara. Tapi lumbung dibakar anak buah Nini Durga, beruntung masih ada yang bias di selamatkan dan dibagi. Senapati ditugaskan membagi sisa beras. Senapati sengaja membagikan secara tidak merata, sehingga timbul kekacauan. Kiansantang dan Syeh Hasanuddin turun tangan menenangkan suasana. Keadaan pun kembali tenang. Senapati menyuruh Nini Durga untuk mempengaruhi rakyat. Nini Durga lalu menyamar menjadi rentenir, bernama Nyi Mas Ganda Icis. Rakyat yang kesulitan ekonomi lalu berbondong-bondong berhutang ke Nyi Mas Ganda Icis. Anak buah Nyi Pelet mencegah masuknya pedagang dari luar. Sedangkan anak buah yang lain memborong barang-barang sembako di pasar. Praktis rakyat kota raja benar-benar mengalami kesulitan. Keadaan itu diharapkan oleh Senapati dan Nini Durga bakal menimbulkan kekacauan. Rakyat tidak percaya pada kepemimpinan Prabu Siliwangi.

Episode 26, Jumat, 22 Juni 2012

Gagal panen melanda Pajajaran. Raja hendak membagikan simpanan beras dari lumbung milik Negara. Tapi lumbung dibakar anak buah Nini Durga, beruntung masih ada yang bias di selamatkan dan dibagi. Senapati ditugaskan membagi sisa beras. Senapati sengaja membagikan secara tidak merata, sehingga timbul kekacauan. Kiansantang dan Syeh Hasanuddin turun tangan menenangkan suasana. Keadaan pun kembali tenang. Senapati menyuruh Nini Durga untuk mempengaruhi rakyat. Nini Durga lalu menyamar menjadi rentenir, bernama Nyi Mas Ganda Icis. Rakyat yang kesulitan ekonomi lalu berbondong-bondong berhutang ke Nyi Mas Ganda Icis. Anak buah Nyi Pelet mencegah masuknya pedagang dari luar. Sedangkan anak buah yang lain memborong barang-barang sembako di pasar. Praktis rakyat kota raja benar-benar mengalami kesulitan. Keadaan itu diharapkan oleh Senapati dan Nini Durga bakal menimbulkan kekacauan. Rakyat tidak percaya pada kepemimpinan Prabu Siliwangi.

Kiansantang dan Walangsungsang keluar istana untuk mencari sarana untuk mengakhiri keadaan buruk itu. Kiansantang ketemu Pengemis tua yang pernah ditolongnya. Ternyata pengemis itu adalah orang sakti. Pengemis memberinya ramuan yang bias menumbuhkan tanaman dengan segera. Kiansantang lalu membagikan ramuan itu. Petani menaburkan ramuan. Maka padi pun tumbuh dengan cepat. Nini Durga tidak senang melihat hal itu. Dia lalu memanggil hama tikus untuk menghancurkan tanaman. Kiansantang mencegah ulah Nini Durga. Terjadi pertarungan. Kiansantang memanfaatkan tikus-tikus untuk menyerang balik Nini Durga. Wanita itu berlari-lari dikejar ribuan tikus. Panen raya tiba. Yang hasil padinya bagus berbagi pada yang tanamannya nggak tumbuh. Orang-orang berzakat untuk hasil panennya. Kiai Hasanuddin membeberkan tentang Zakat. Allah akan mencabut keberkahan pada negeri yang orang-orangnya tidak mau berzakat.

Episode 28, Minggu, 24 Juni 2012

Gagal panen melanda Pajajaran. Raja hendak membagikan simpanan beras dari lumbung milik Negara. Tapi lumbung dibakar anak buah Nini Durga, beruntung masih ada yang bias di selamatkan dan dibagi. Senapati ditugaskan membagi sisa beras. Senapati sengaja membagikan secara tidak merata, sehingga timbul kekacauan. Kiansantang dan Syeh Hasanuddin turun tangan menenangkan suasana. Keadaan pun kembali tenang. Senapati menyuruh Nini Durga untuk mempengaruhi rakyat. Nini Durga lalu menyamar menjadi rentenir, bernama Nyi Mas Ganda Icis. Rakyat yang kesulitan ekonomi lalu berbondong-bondong berhutang ke Nyi Mas Ganda Icis. Anak buah Nyi Pelet mencegah masuknya pedagang dari luar. Sedangkan anak buah yang lain memborong barang-barang sembako di pasar. Praktis rakyat kota raja benar-benar mengalami kesulitan. Keadaan itu diharapkan oleh Senapati dan Nini Durga bakal menimbulkan kekacauan. Rakyat tidak percaya pada kepemimpinan Prabu Siliwangi.

Kiansantang dan Walangsungsang keluar istana untuk mencari sarana untuk mengakhiri keadaan buruk itu. Kiansantang ketemu Pengemis tua yang pernah ditolongnya. Ternyata pengemis itu adalah orang sakti. Pengemis memberinya ramuan yang bias menumbuhkan tanaman dengan segera. Kiansantang lalu membagikan ramuan itu. Petani menaburkan ramuan. Maka padi pun tumbuh dengan cepat. Nini Durga tidak senang melihat hal itu. Dia lalu memanggil hama tikus untuk menghancurkan tanaman. Kiansantang mencegah ulah Nini Durga. Terjadi pertarungan. Kiansantang memanfaatkan tikus-tikus untuk menyerang balik Nini Durga. Wanita itu berlari-lari dikejar ribuan tikus. Panen raya tiba. Yang hasil padinya bagus berbagi pada yang tanamannya nggak tumbuh. Orang-orang berzakat untuk hasil panennya. Kiai Hasanuddin membeberkan tentang Zakat. Allah akan mencabut keberkahan pada negeri yang orang-orangnya tidak mau berzakat.

Episode 29, Senin, 25 Juni 2012

Gagal panen melanda Pajajaran. Raja hendak membagikan simpanan beras dari lumbung milik Negara. Tapi lumbung dibakar anak buah Nini Durga, beruntung masih ada yang bias di selamatkan dan dibagi. Senapati ditugaskan membagi sisa beras. Senapati sengaja membagikan secara tidak merata, sehingga timbul kekacauan. Kiansantang dan Syeh Hasanuddin turun tangan menenangkan suasana. Keadaan pun kembali tenang. Senapati menyuruh Nini Durga untuk mempengaruhi rakyat. Nini Durga lalu menyamar menjadi rentenir, bernama Nyi Mas Ganda Icis. Rakyat yang kesulitan ekonomi lalu berbondong-bondong berhutang ke Nyi Mas Ganda Icis. Anak buah Nyi Pelet mencegah masuknya pedagang dari luar. Sedangkan anak buah yang lain memborong barang-barang sembako di pasar. Praktis rakyat kota raja benar-benar mengalami kesulitan. Keadaan itu diharapkan oleh Senapati dan Nini Durga bakal menimbulkan kekacauan. Rakyat tidak percaya pada kepemimpinan Prabu Siliwangi.

Kiansantang dan Walangsungsang keluar istana untuk mencari sarana untuk mengakhiri keadaan buruk itu. Kiansantang ketemu Pengemis tua yang pernah ditolongnya. Ternyata pengemis itu adalah orang sakti. Pengemis memberinya ramuan yang bias menumbuhkan tanaman dengan segera. Kiansantang lalu membagikan ramuan itu. Petani menaburkan ramuan. Maka padi pun tumbuh dengan cepat. Nini Durga tidak senang melihat hal itu. Dia lalu memanggil hama tikus untuk menghancurkan tanaman. Kiansantang mencegah ulah Nini Durga. Terjadi pertarungan. Kiansantang memanfaatkan tikus-tikus untuk menyerang balik Nini Durga. Wanita itu berlari-lari dikejar ribuan tikus. Panen raya tiba. Yang hasil padinya bagus berbagi pada yang tanamannya nggak tumbuh. Orang-orang berzakat untuk hasil panennya. Kiai Hasanuddin membeberkan tentang Zakat. Allah akan mencabut keberkahan pada negeri yang orang-orangnya tidak mau berzakat.


sumber: (Terima kasih dan kredit diberikan kepada
http://www.mdentertainment.net/
http://www.mnctv.com/
dan semua pihak atas sumber maklumat dan gambar)

Minggu, 24 Juni 2012

Episode 1 - 61 (Episode Akhir) - Sinetron Putri Nabila mula menemui penonton pada 23 April 2012 setiap hari Isnin - Jumaat pukul 21.00 WIB di MNCTV


Putri Nabila merupakan sebuah sinetron yang ditayangkan di MNCTV. Pemainnya antara lain ialah Chico Jericho, Laudya Chintya Bella, Lian Firman dan masih banyak lagi.

Pemain

Chico Jericho
Laudya Chintya Bella
Lian Firman
Baron Yusuf Siregar
Dinda Kanyadewi


SInopsis Global

Hubungan Siti dan Nabil ditentang oleh orang tua Nabil. Nabil yang mau menikahi Siti mengalami kecelakaan, sehingga Nabil koma. Siti tidak tahu. Dikiranya Nabil ingkar janji. Siti pun memutuskan pindah dari tempat tinggalnya karena ia telanjur berbadan dua. Nabil yang sadar dari koma 3 bulan kemudian mencari Siti namun tidak menemukannya. Nabil akhirnya terpaksa menikah dengan gadis pilihan ibunya, Imelda. Sembilan bulan kemudian tibalah hari Siti melahirkan. Bersamaan dengan Imelda juga melahirkan anaknya. Baik Siti dan Imelda menamakan anak mereka Nabila Ismail Putri. Nama Nabila diambil dari nama Nabil ayah mereka, lantaran Siti dan Imelda sama-sama sangat mencintai Nabil. Siti memanggil anaknya Putri. Sementara anak Imelda dipanggil Nabila.

18 tahun kemudian. Nabila kuliah di fakultas kedokteran. Sementara Putri yang miskin hanya berjualan es doger di daerah Lembang. Nasib mempertemukan mereka. Putri dan Nabila sama-sama kaget dengan persamaan nama mereka, yakni Nabila Ismail Putri. Makin syok lagi, tahu nama ayah mereka sama. Namun Nabila berubah lega karena Putri berkata kalau ayahnya sudah meninggal. Sejak pertemuan itu mereka menjadi sahabat.

Putri memiliki seorang kekasih bernama Reifan. Keduanya saling mencintai. Namun Siti melarang Putri berhubungan dengan Reifan. Siti takut pengalaman masa lalunya terulang pada Putri. Reifan pun meminta ijin keluarganya di Jakarta agar bisa menikahi Putri. Seluruh keluarga setuju, kecuali nenek Reifan, Bertha. Reifan yang mau kembali ke Lembang diajak oleh Aditya, adik tirinya untuk memanjat tebing yang merupakan hobi mereka. Naas, saat memanjat tebing, Reifan mengalami kecelakaan dan jadi koma. Bertha berulangkali menyalahkan Aditya. Ia yakin sekali Aditya mencelakai Reifan karena iri. Putri yang cemas Reifan tak kunjung datang, memutuskan mendatangi Reifan di Jakarta. Putri pun berjumpa dengan Bertha. Bertha berbohong, bilang Reifan pergi ke Amerika dan akan menikah dengan kekasihnya.


Episode 01 - 02, Senin, 23 April 2012

Bertha berulangkali menyalahkan Aditya yang menurutnya sengaja mencelakai Reifan karena Aditya iri pada Reifan. Namun Aditya berusaha untuk tetap bersabar. Putri yang merasa cemas karena Reifan tak kunjung datang, memutuskan mendatangi rumah Reifan di Jakarta. Putri pun berjumpa dengan Bertha. Bertha berbohong pada Putri dan bilang kalau Reifan pergi ke Amerika dan akan menikah dengan kekasihnya. Putri sangat sedih dan merasa dikhianati. Dalam keterpurukannya, Putri tidak sengaja bertemu dengan Aditya.

Episode 03 - 04, Selasa, 24 April 2012


Aditya dan Putri berusaha untuk keluar dari tempat lokalisasi milik Roy dan Wita. Namun, disayangkan Aditya dan Putri malah tertangkap basah saat berusaha keluar dari sana. Putri berhasil menghubungi Polisi dan menceritakan semua yang sedang terjadi di Night Club, Roy yang mengetahui hal tersebut terlihat emosional ketika mendapati Putri meminta bantuan polisi.

Episode 06 - 08, Kamis, 26 April 2012

Putri bilang ke Fajar bahwa dirinya yakin telah melihat Reifan dan Reifan pula yang sudah menolongnya jatuh dari sepeda. Fajar nampak tak percaya, karena menurutnya Reifan sedang berada di Amerika. Tetapi Putri yakin bahwa pria yang telah menolongnya jatuh adalah Reifan. Sementara itu, Aditya minta Nabila untuk tidak memberitahukan Putri bahwa selama ini dirinya yang telah membantu Putri.

Episode 09 - 10, Jumat, 27 April 2012

Saat di rumah sakit, Putri tak sengaja melihat Reifan yang dibawa keluar dari ruangan oleh suster di atas brankar. Putri shock dan mengejar suster tersebut. Dirinya hampir tak percaya melihat Reifan di rumah sakit. Semetara itu, Bakti terkejut saat mengetahui bahwa Bertha telah menyuruh pihak rumah sakit untuk memindahkan Reifan dan Adit dari rumah sakit. Namun saat ditanyakan alasannya, Bertha enggan memberitahu.

Episode11 - 12, Minggu, 29 April 2012

Tanti marah besar karena Nabila membiarkan Aditya melarikan diri. Nabila meyakinkan Tanti bahwa diriny akan menemukan Aditya. Tanti memaksa Nabila untuk segera menemukan Aditya atau kehilangan Aditya. Aditya memeriksa kondisi Reifan. Keadaan Reifan sangat mengenaskan dengan semua alat bantu pernafasan untuk menopang hidupnya… Aditya bersumpah akan berusaha semaksimal mungkin untuk mengembalikan Reifan seperti kondisinya semula.

Episode14, Rabu, 02 Mei 2012


Putri merasa kecewa karena Adit tidak datang ke restoran dan tidak memenuhi janjinya kepada Putri. Siti pun berusaha menenangkan hati putri. Namun Putri shock ketika ia melihat Adit berpelukan dengan Nabila di jalan. Putri tidak menyangka Adit tega berbuat itu kepadanya. Putri merasa makin sedih.

Episode 16, Jumat, 04 Mei 2012

Reifan nekad mengancam Bertha dan mengadukannya ke polisi jika Bertha tetap menolak memberitahu dimana keberadaan Putri. Aditya dan Reifan mencari keberadaan Putri sesuai dengan informasi yang diberitahu oleh Bertha. Namun Adit cemas dengan orang-orang suruhan Bertha yang nantinya akan melawan mereka.

Episode 18, Minggu, 06 Mei 2012
Nabila berjalan bersama Aditya bergandengan, dan mereka menuju ke lift. Nabila sengaja menekan tomobil untuk menutup, tapi pintu nggak nutup-nutup. Tepat saat lift mau tutup, sebuah tangan tiba-tiba mencegah di antaranyam dan lift terbuka lagi, dan ternyata itu reifan. Reifan dan putri masuk ke lift yang sama, saling bergandengan, terlihat ketegangan di antara mereka. Aditya dan Nabila masuk ke restoran. Aditya melihat ke dalamnya, dan dia melihat reifan dan putri duduk di sisi ujung restoran. Nabila menoleh ke Aditya dan bilang dia mau pergi, dia nggak mood makan di situ, dan dia kehilangan selera makan. Tapi, tiba-tiba Reifan lambaikan tangan ke mereka.
Episode 19, Senin, 07 Mei 2012
Reifan bertanya pada Adit apakah benar Adit telah selingkuh dengan Putri. Karena di depan Reifan, Nabila telah menuduh Adit selingkuh. Adit pun berusaha meyakinkan Reifan, bahwa hal itu hanya dugaan Nabila saja, karena Nabila merasa cemburu dengan Putri. Adit pun juga berjanji, bahwa dirinya tidak akan berbuat macam-macam dengan Putri.
Episode 20, Selasa, 08 Mei 2012
Shinta meminta Adit untuk berdamai dengan Reifan dan tidak saling bertengkar, namun Adit masih tidak bisa memaafkan perlakuan Reifan pada ayahnya dan Putri. Sementara itu, Reifan shock saat ia mendapat kabar bahwa Putri pergi meninggalkan rumah dengan Adit. Reifan kesal, sementara Bertha nampak tersenyum sinis.

Episode 21, Rabu, 09 Mei 2012

Di depan Siti, Putri meminta bimbingan agar Siti mau mengajarkannya untuk menjadi istri yang baik untuk Reifan. Reifan yang ada disitu terlihat senang dengan sikap Putri. Dokter memberitahu Nabila, bahwa saat ini Nabila hamil. Nabila sangat senang, karena dirinya saat ini benar-benar hamil.
Episode 22, Kamis, 10 Mei 2012
Nabila panik ketika tiba-tiba dia mengalami pendarahan. Adit dan Reifan segera membawa Nabila ke rumah Sakit. Sementara itu, Imelda bilang pada Nabil bahwa dirinya akan menuntut Putri dan Siti jika sesuatu terjadi pada Nabila. Nabil shock.

Episode 23, Jumat, 11 Mei 2012

Nabil benar-benar shock saat Siti memberitahunya bahwa sebenarnya Putri adalah anak kandungnya. Siti juga meminta Nabil untuk ikut menjaga dan melindungi Putri. Sementara itu, Reifan panik saat Putri mempertanyakan soal sapu tangan Reifan yang ada di rumah Siti. Reifan berusaha untuk mengelak, namun Putri seperti merasa bahwa Reifan tidak berkata jujur padanya.
Episode 25, Senin, 14 Mei 2012
Wajah adit yang tertegun, saat ia melihat seseorang masuk ke restoran. Tampilan seorang wanita yang elegan, dengan rambut tertata rapi dan pakaian yang keren. Adit mengerjapkan matanya beberapa kali, memastikan dia tidak salah lihat. Ternyata itu putri, yang benar-benar berubah penampilannya. Putri mengenakan sackdress, rambutnya terurai indah, tertata dengan baik dan ia mengenakan high heels. Putri tampak sangat cantik.
Episode 26, Selasa, 15 Mei 2012
Nabila merasa sedih ketika ia mendengar cerita dari sekertarisnya bahwa Adit sering main ke taman untuk melihat anak-anak kecil bermain. Setelah Nabila kehilangan anaknya, rupanya Adit menginginkan kehadiran anak dalam rumah tangganya. Bertha meminta Reifan untuk tutup mulut soal kenyataan bahwa dulu Reifan tak sengaja membunuh bayi Aditya dan Nabil. Reifan merasa sedih jika ia mengingat kejadian itu.
Episode 27, Rabu, 16 Mei 2012
Putri shock ketika guru di sekolah Adit Junior tiba-tiba menelpon dan memberitahu bahwa Adit Junior hilang dari sekolah dan belum dapat ditemukan. Putri pun bergegas menyusul kesekolah. Ternyata di salah satu taman, Adit junior bersama dengan Adit sedang duduk berdua sambil makan es krim. Rupanya Putri tidak tahu bahwa Adit junior sedang pergi bersama Adit.
Episode 30, Minggu, 20 Mei 2012
Adit junior berlari di koridor. Lalu ia bersembunyi di balik tembok sambil terengah-engah. Adit Junior berusaha menghindar dari kejaran Reifan yang berusaha menangkapnya.Nabila shock saat PUtri meminta tolong agar Adit bisa menjadi ayah dari Adit Junior. Nabila marah dan protes.
Episode 31, Senin, 21 Mei 2012
Ketika Putri masuk ke ruang emergency, dan dia langsung shock dan pucat melihat dokter berusaha memacu jantung ADit junior dengan alat. Putri khawatir akan kehilangan Adit Junior. Dokter memberitahu Putri bahwa Adit junior secepatnya membutuhkan donor, jika tidak nyawa Adit Junior tidak akan bertahan lama. Putri merasa terpukul dan sedih.
Episode 32, Jumat, 25 Mei 2012
Ketika Putri masuk ke ruang emergency, dan dia langsung shock dan pucat melihat dokter berusaha memacu jantung ADit junior dengan alat. Putri khawatir akan kehilangan Adit Junior. Dokter memberitahu Putri bahwa Adit junior secepatnya membutuhkan donor, jika tidak nyawa Adit Junior tidak akan bertahan lama. Putri merasa terpukul dan sedih.
Episode 35, Senin, 28 Mei 2012
Reifan mengingatkan Putri bawha Nabila akan melakukan segala cara untuk mengambil Adit. Untuk itu Reifan meminta Putri untuk menjaga Adit dan setelah hak untuk mengasuh Adit dimenangkan akan lebih baik apabila Putri pergi sejauh mungkin dari Nabila. Petugas Sosial kemudian membuka kertas di tangannya, lalu dia menyerahkannya ke Tony. Wajah Tony langsung berubah setelah membacanya, dan Putri terlihat makin panic. Putri terlihat cemas mengenai hasilnya. Petugas Sosial menjelaskan keputusan mereka adalah menolak pemberian ijin adopsi Putri atas Adit.
Episode 36, Selasa, 29 Mei 2012
Adit mendesak dokter agar Putri bisa dikeluarkan dari rumah sakit karena ada urusan yang mendesak. Namun, Dokter tak mengizinkan Putri meninggalkan rumah sakit sampai keadaan Putri pulih. Adit merasa kecewa. Sementara itu, Reifan berusaha mengecoh perhatian Nabila agar Adit dapat membawa Putri dan Adit junior pergi dari rumah sakit.
Episode 34, Rabu, 30 Mei 2012
Aditya tiba-tiba muncul di kantor polisi untuk memberi kesaksian bahwa dirinya mengenal baik Putri dan menjelaskan bahwa Putri adalah seorang ibu yang baik untuk Adit Junior. Nabila yang ada disana, terlihat sangat geram. Nabila merasa kesal dan kecewa dengan sikap Aditya yang telah memberi kesaksikan di kantor sosial soal Putri. Nabila mengancam akan pergi meninggalkan Aditya.
Episode 38, Kamis, 31 Mei 2012
Adit mendesak dokter agar Putri bisa dikeluarkan dari rumah sakit karena ada urusan yang mendesak. Namun, Dokter tak mengizinkan Putri meninggalkan rumah sakit sampai keadaan Putri pulih. Adit merasa kecewa. nSementara itu, Reifan berusaha mengecoh perhatian Nabila agar Adit dapat membawa Putri dan Adit junior pergi dari rumah sakit.
Episode 39, Jumat, 31 Juni 2012
Nabila bilang kepada Adit bahwa Putri telah menculik Adit Junior, dan Nabila yakin bahwa Putri mendapat bantuan dari orang lain. Tanti menyuruh Nabila untuk terus waspada, karena Tanti yakin bahwa Reifan dan Adit akan berusaha untuk melindungi Putri.

Episode 40, Sabtu, 02 Juni 2012

Di jalan, Putri dan ADit Junior dijaga oleh beberapa orang, mereka berusaha menangkap Putri dan Adit Junior. ADit Junior masih berusaha meronta. Sementara itu, Putri akhirnya disekap di sebuah gudang, dia berusaha meminta tolong, namun tak ada yang mendengarnya. Putri merasa sedih.
Episode 42, Senin, 04 Juni 2012
Adit ingat dengan kenangan masa lalunya saat melihat Putri sedang menolong Nabila yang hampir terperosok kedalam jurang. Adit sadar bawah gadis kecil yang pernah menyelamatkan hidupnya adalah Putri. Putri meminta Adit untuk meninggalkannya dan segera mencari keberadaan anak Putri. Adit yang bersikeras untuk membebaskan Putri akhirnya menyerah dan menuruti semua permintaan Putri.
Episode 43, Selasa, 05 Juni 2012
Putri merasa sedih karena pencarian Adit Junior di dalam hutan masih belum membuahkan hasil, karena hari sudah menjelang malam. Reifan pun mengusulkan untuk melanjutkan pencarian besok.Putri shock ketika tiba-tiba dia melihat sosok Adit Junior di dalam angkutan umum. Ia pun mengejar Angkutan itu.
Episode 44, Rabu, 06 Juni 2012
Tanti shock ketika Nabila menelponnya dan memberitahu bahwa Reifan mengalami kecelakaan. Dan Nabila memiliki rencana supaya Reifan tidak bisa mengganggu hidupnya lagi. Sementara itu, di rumah sakit, Nabila bertemu dengan Haikal dan memberitahunya dimana kamar Reifan. Nabila tersenyum penuh rencana.
Episode 45, Kamis, 07 Juni 2012
Tanti shock ketika Nabila menelponnya dan memberitahu bahwa Reifan mengalami kecelakaan. Dan Nabila memiliki rencana supaya Reifan tidak bisa mengganggu hidupnya lagi. Sementara itu, di rumah sakit, Nabila bertemu dengan Haikal dan memberitahunya dimana kamar Reifan. Nabila tersenyum penuh rencana.

Episode 46, Jumat, 08Juni 2012

Budi dan ADit Junior masih dikunci di dalam ruangan. Adit junior sudah mulai nampak kelelahan menggedur pintu. Akhirnya Budi menemukan lubang ventilasi dan berniat untuk kabur. Adit Junior shock saat ia tak sengaja mendengar perbincangan Nabila dengan Oma, Nabila bilang pada Oma bahwa ia gagal mencelakai Reifan. Adit Junior terkejut.
Episode 48, Minggu, 10 Juni 2012
Budi dan ADit Junior masih dikunci di dalam ruangan. Adit junior sudah mulai nampak kelelahan menggedur pintu. Akhirnya Budi menemukan lubang ventilasi dan berniat untuk kabur. Adit Junior shock saat ia tak sengaja mendengar perbincangan Nabila dengan Oma, Nabila bilang pada Oma bahwa ia gagal mencelakai Reifan. Adit Junior terkejut.
Episode 49, Senin, 11 Juni 2012
Seorang supir taksi menawarkan sebuah tempat kepada Putri untuk menenangkan pikirannya. Putri sangat terkejut saat supir taksi tersebut membawahnya ke sebuah danau yang indah. Putri semakin terkejut saat mengetahui supir tersebut adalah Haikal. Nabila mengungkapkan perasaannya kepada Adit bahwa kesalahan Adit kepadanya sama besar dengan kesalahan Adit kepada Putri karena selama ini secara tidak sadar Adit sudah membuat Nabila menderita.

Episode 50, Selasa, 12 Juni 2012

Haikal merasa cemburu saat tak sengaja Putri terus-menerus membicarakan soal Aditya di depan Aditya. Siti pun menasehati Putri untuk menghargai perasaan Haikal. Sementara itu, Nabila geram dengan perlakuan Aditya yang menurutnya sudah tidak memperdulikan dirinya lagi. Nabila merasa Aditya terlalu cuek. Aditya berusaha menenangkan Nabila.

pisode 51, Rabu, 13 Juni 2012

Haikal merasa cemburu saat tak sengaja Putri terus-menerus membicarakan soal Aditya di depan Aditya. Siti pun menasehati Putri untuk menghargai perasaan Haikal. Sementara itu, Nabila geram dengan perlakuan Aditya yang menurutnya sudah tidak memperdulikan dirinya lagi. Nabila merasa Aditya terlalu cuek. Aditya berusaha menenangkan Nabila.
Episode 53, Jumat, 15 Juni 2012
Di depan Siti, Aditya mengaku bahwa sampai kapanpun dirinya tak mampu menjauhi PUtri, dan dirinya akan selalu mencintai Putri. Didepan rumah Nabila, Adit Junior mengejar kepergian Aditya, dirinya sedih ditinggal Aditya. Nabila pun buru-buru mengejar Adit Junior.

Episode 55, Senin, 18 Juni 2012

Aditya akhirnya menemukan Putri dan Adit Junior. Namun Aditya merasa agak kesal dengan sikap Putri yang telah membawa pergi Adit Junior tanpa sepengetahuan dirinya. Tanti memberi tahu Imelda, bahwa Nabila bukanlah anak kandung Imelda, dan suatu saat nanti orang tua kandung Nabila yang asli akan mengambil Nabila dari Imelda. Imelda shock.

Episode 56, Selasa, 19 Juni 2012

Nabila dan Adit sama-sama terkejut saat mereka bertemu di rumah Putri. Adit menjelaskan bahwa kedatangannya ke rumah Putri ingin mencari Adit Junior. Ketika Putri menemui mereka, Nabila malah menuduh Putri telah mengambil Adit Junior darinya. Nabila memaksa Putri untuk memberikan Adit Junior. Putri merasa kesal.

Episode 57, Rabu, 20 Juni 2012

Shinta memberitahu Reifan bahwa Adit telah meninggal, namun Reifan malah meminta Shinta untuk tetap tenang, karena menurutnya ada penjelasan untuk kejadian itu. Shinta nampak bingung. Nabila pun terlihat sedih, karena menurutnya Adit dan Adit junior telah pergi meninggalkan dirinya untuk selamanya. Shinta berusaha untuk menenangkan Nabila.

Episode 58, Kamis, 21 Juni 2012

Reifan shock ketika pembantu memberitahu bahwa Adit telah ditangkap oleh polisi. Reifan pun memberitahu Putri. Putri sangat sedih. Sementara itu, di kantor polisi, Adit didorong paksa oleh polisi, dirinya memohon untuk dibebaskan, karena dia merasa tidak bersalah.

Episode 59, Jumat, 22 Juni 2012

Reifan shock ketika pembantu memberitahu bahwa Adit telah ditangkap oleh polisi. Reifan pun memberitahu Putri. Putri sangat sedih. Sementara itu, di kantor polisi, Adit didorong paksa oleh polisi, dirinya memohon untuk dibebaskan, karena dia merasa tidak bersalah.

Episode 61, Minggu, 24 Juni 2012

Siti dan Imelda melanjutkan rencana untuk membongkar kuburan bayi Siti. Setelah menyerahkan imbalan kepada penjaga kuburan Siti dan Imelda shock saat mengetahui bahwa peti bayi Siti ternyata kosong. Nabila memohon untuk hidup bersama dengan Adit. Tetapi Adit menyatakan bawah setelah 4 tahun hidup bersama Adit tidak bisa memberikan waktu lagi untuk Nabila dan memutuskan untuk pergi dari Nabila

Sinetron Putri Nabila Episode 1 - 2 pada 23 April 2012 pukul 21.00 WIB

Part 1 / Part 2 / Part 3 / Part 4 / Part 5 / Part 6 / Part 7 / Part 8

Sinetron Putri Nabila Episode 3 - 4 pada 24 April 2012 pukul 21.00 WIB

Part 1 / Part 2 / Part 3 / Part 4 / Part 5 / Part 6

Sinetron Putri Nabila Episode 5 - 6 pada 25 April 2012 pukul 21.00 WIB

Part 1 / Part 2 / Part 3 / Part 4 / Part 5 / Part 6 / Part 7

Sinetron Putri Nabila Episode 7 - 8 pada 26 April 2012 pukul 21.00 WIB


Sinetron Putri Nabila Episode 9 - 10 pada 27 April 2012 pukul 21.00 WIB

Part 1 / Part 2 / Part 3 / Part 4 / Part 5 / Part 6 / Part 7

Sinetron Putri Nabila Episode 11 pada 29 April 2012 pukul 21.00 WIB

Part 1 / Part 2 / Part 3 / Part 4 / Part 5

Sinetron Putri Nabila Episode 12 pada 30 April 2012 pukul 21.00 WIB

Part 1 / Part 2 / Part 3 / Part 4 / Part 5 / Part 6

Sinetron Putri Nabila Episode 13 pada 1 Mei 2012 pukul 21.00 WIB

Part 1 / Part 2 / Part 3 / Part 4 / Part 5 / Part 6 / Part 7

Sinetron Putri Nabila Episode 13 pada 1 Mei 2012 pukul 21.00 WIB

Part 1 / Part 2 / Part 3 / Part 4 / Part 5 / Part 6 / Part 7

Sinetron Putri Nabila Episode 14 pada 2 Mei 2012 pukul 21.00 WIB

Part 1 / Part 2 / Part 3 / Part 4 / Part 5 / Part 6

Sinetron Putri Nabila Episode 15 pada 3 Mei 2012 pukul 21.00 WIB

Part 4 / Part 5 / Part 6

Sinetron Putri Nabila Episode 16 pada 4 Mei 2012 pukul 21.00 WIB

Part 1 / Part 2 / Part 3 / Part 4 / Part 5

Sinetron Putri Nabila Episode 17 pada 5 Mei 2012 pukul 21.00 WIB

Part 1 / Part 2 / Part 3 / Part 4 / Part 5

Sinetron Putri Nabila Episode 18 pada 6 Mei 2012 pukul 21.00 WIB

Part 1 / Part 2 / Part 3 / Part 4

Sinetron Putri Nabila Episode 19 pada 7 Mei 2012 pukul 21.00 WIB

Part 1 / Part 2 / Part 3 / Part 4 / Part 5

Sinetron Putri Nabila Episode 20 pada 8 Mei 2012 pukul 21.00 WIB

Part 1 / Part 2 / Part 3 / Part 4 / Part 5 / Part 6

Sinetron Putri Nabila Episode 21 pada 9 Mei 2012 pukul 21.00 WIB

Part 1 / Part 2 / Part 3 / Part 4 / Part 5 / Part 6

Sinetron Putri Nabila Episode 22 pada 10 Mei 2012 pukul 21.00 WIB

Part 1 / Part 2 / Part 3 / Part 4 / Part 5

Sinetron Putri Nabila Episode 23 pada 11 Mei 2012 pukul 21.00 WIB

Part 1 / Part 2 / Part 3 / Part 4 / Part 5

Sinetron Putri Nabila Episode 24 pada 12 Mei 2012 pukul 21.00 WIB

Part 1 / Part 2 / Part 3 / Part 4

Sinetron Putri Nabila Episode 25 pada 14 Mei 2012 pukul 21.00 WIB

Part 1 / Part 2 / Part 3 / Part 4 / Part 5 / Part 6

Sinetron Putri Nabila Episode 26 pada 15 Mei 2012 pukul 21.00 WIB

Part 1 / Part 2 / Part 3 / Part 4 / Part 5

Sinetron Putri Nabila Episode 27 pada 16 Mei 2012 pukul 21.00 WIB

Part 1 / Part 2 / Part 3 / Part 4 / Part 5 / Part 6

Sinetron Putri Nabila Episode 28 pada 17 Mei 2012 pukul 21.00 WIB

Part 1 / Part 2 / Part 3 / Part 4 / Part 5 / Part 6

Sinetron Putri Nabila Episode 29 pada 18 Mei 2012 pukul 21.00 WIB

Part 1 / Part 2 / Part 3 / Part 4 / Part 5 / Part 6

Sinetron Putri Nabila Episode 30 pada 20 Mei 2012 pukul 21.00 WIB

Part 1 / Part 2 / Part 3 / Part 4 / Part 5

Sinetron Putri Nabila Episode 31 pada 24 Mei 2012 pukul 21.00 WIB

Part 1 / Part 2 / Part 3 / Part 4 / Part 5 / Part 6

Sinetron Putri Nabila Episode 32 pada 25 Mei 2012 pukul 21.00 WIB

Part 1 / Part 2 / Part 3 / Part 4 / Part 5 / Part 6

Sinetron Putri Nabila Episode 33 pada 26 Mei 2012 pukul 21.00 WIB

Part 1 / Part 2 / Part 3 / Part 4

Sinetron Putri Nabila Episode 34 pada 27 Mei 2012 pukul 21.00 WIB

Part 1 / Part 2 / Part 3 / Part 4 / Part 5

Sinetron Putri Nabila Episode 35 pada 28 Mei 2012 pukul 22.00 WIB

PART 1 / PART 2 / PART 3 / PART 4 / PART 5

Sinetron Putri Nabila Episode 36 pada 29 Mei 2012 pukul 22.00 WIB

Part 1 / Part 2 / Part 3 / Part 4 / Part 5

Sinetron Putri Nabila Episode 37 pada 30 Mei 2012 pukul 22.00 WIB

Part 1 / Part 2 / Part 3 / Part 4 / Part 5

Sinetron Putri Nabila Episode 38 pada 31 Mei 2012 pukul 22.00 WIB

Part 1 / Part 2 / Part 3 / Part 4 / Part 5

Sinetron Putri Nabila Episode 39 pada 1 Jun 2012 pukul 22.00 WIB

Part 1 / Part 2 / Part 3 / Part 4 / Part 5

Sinetron Putri Nabila Episode 40 pada 2 Jun 2012 pukul 22.00 WIB

Part 1 / Part 2 / Part 3 / Part 4 / Part 5

Sinetron Putri Nabila Episode 41 pada 3 Jun 2012 pukul 22.00 WIB

Part 1 / Part 2 / Part 3 / Part 4 / Part 5

Sinetron Putri Nabila Episode 42 pada 4 Jun 2012 pukul 22.00 WIB

Part 1 / Part 2 / Part 3 / Part 4 / Part 5 / Part 6

Sinetron Putri Nabila Episode 43 pada 5 Jun 2012 pukul 22.00 WIB

Part 1 / Part 2 / Part 3 / Part 4 / Part 5 / Part 6

Sinetron Putri Nabila Episode 44 pada 6 Jun 2012 pukul 22.00 WIB

Part 1 / Part 2 / Part 3 / Part 4 / Part 5

Sinetron Putri Nabila Episode 45 pada 7 Jun 2012 pukul 22.00 WIB

Part 1 / Part 2 / Part 3 / Part 4

Sinetron Putri Nabila Episode 46 pada 8 Jun 2012 pukul 22.00 WIB

Part 1 / Part 2 / Part 3 / Part 4 / Part 5 / Part 6

Sinetron Putri Nabila Episode 47 pada 9 Jun 2012 pukul 22.00 WIB

Part 1 / Part 2 / Part 3 / Part 4 / Part 5 / Part 6

Sinetron Putri Nabila Episode 48 pada 10 Jun 2012 pukul 22.00 WIB

Part 1 / Part 2 / Part 3 / Part 4 / Part 5 / Part 6

Sinetron Putri Nabila Episode 49 pada 11 Jun 2012 pukul 22.00 WIB

Part 1 / Part 2 / Part 3 / Part 4 / Part 5 / Part 6

Sinetron Putri Nabila Episode 50 pada 12 Jun 2012 pukul 22.00 WIB

Part 1 / Part 2 / Part 3 / Part 4 / Part 5 /Part 6

Sinetron Putri Nabila Episode 51 pada 13 Jun 2012 pukul 22.00 WIB

Part 1 / Part 2 / Part 3 / Part 4 / Part 5 / Part 6

Sinetron Putri Nabila Episode 52 pada 14 Jun 2012 pukul 22.00 WIB

Part 1 / Part 2 / Part 3 / Part 4 / Part 5 / Part 6 / Part 7

Sinetron Putri Nabila Episode 53 pada 15 Jun 2012 pukul 22.00 WIB

Part 1 / Part 2 / Part 3 / Part 4 / Part 5 / Part 6

Sinetron Putri Nabila Episode 54 pada 16 Jun 2012 pukul 22.00 WIB

Part 1 / Part 2 / Part 3 / Part 4 / Part 5

Sinetron Putri Nabila Episode 55 pada 18 Jun 2012 pukul 22.00 WIB

Part 1 / Part 2 / Part 3 / Part 4 / Part 5 / Part 6 / Part 7

Sinetron Putri Nabila Episode 56 pada 19 Jun 2012 pukul 22.00 WIB

Part 1 / Part 2 / Part 3 / Part 4 / Part 5 / Part 6

Sinetron Putri Nabila Episode 57 pada 20 Jun 2012 pukul 22.00 WIB

Part 1 / Part 2 / Part 3 / Part 4 / Part 5

Sinetron Putri Nabila Episode 58 pada 21 Jun 2012 pukul 22.00 WIB

Part 1 / Part 2 / Part 3 / Part 4 / Part 5 / Part 6

Sinetron Putri Nabila Episode 59 pada 22 Jun 2012 pukul 22.00 WIB

Part 1 / Part 2 / Part 3 / Part 4 / Part 5 / Part 6

Sinetron Putri Nabila Episode 60 pada 22 Jun 2012 pukul 22.00 WIB

Part 1 / Part 2 / Part 3 / Part 4 / Part 5 / Part 6

Sinetron Putri Nabila Episode 61 pada 24 Jun 2012 pukul 22.00 WIB

Part 1 / Part 2 / Part 3 / Part 4 / Part 5 / Part 6 (Selesai)


Link
sumber: (Terima kasih dan kredit diberikan kepada
http://www.mdentertainment.net/
http://id.wikipedia.org/
Channel
dan semua pihak atas sumber maklumat dan gambar)