Rabu, 23 Mei 2012

Episode 133 - Sambungan sinopsis sinetron Yusra dan Yumna pada 22 Mei 2012 pukul 19.00 WIB di RCTI


Sila klik di sini untuk mengikuti kisah sinetron Yusra dan Yumna mulai Episode 1 - 133 (video klip)
Pemain

Rezky Aditya sebagai Raka
Nikita Willy sebagai Yusra (Shira) dan Yumna
Samuel Zylgwyn sebagai Setia
Putri Titian sebagai Carrisa
Bobby Joseph sebagai Adrian
Teddy Syach sebagai Rama (ayah Yusra dan Yumna)
Vonny Cornellya sebagai Nirwana (ibu Yusra dan Yumna)
Wilma : Fera Feriska (ibu Karisa)
Hj.Nani Wijaya : Layla (Eyang Yusra dan Setia)
Fera Feriska sebagai Wilma
Kevin Julio sebagai Julio
Nadya Almira sebagai Kimmy
Gisela Cindy sebagai Cindy/Greta
Yadi Timo sebagai Andri/Jono
Maria Lynch sebagai Mery
Fathir Muchtar sebagai Arya/Panji
Annisa Hapsari sebagai Dita
Lily SP sebagai Guru
Moudy Wilhelmina sebagai Desi (ibu Julio dan Raka)
Tia Ivanka sebagai ibu Raka

Lagu pembuka Maafkan, Nikita Willy
Lagu penutup Maafkan, Nikita Willy

Lirik Lagu Tema sinetron Yusra dan Yumna

Tlah tiba waktunya
Untukku menyatakan
Padamu sebenarnya
Apa yang ku rasa

Maafkan hati ini
Yang tak bisa berhenti menyayangimu
Walau ku tak bisa menjadi milikmu
Juga sebagai yang tercinta
Di hidupmu

Kekasih yang ku cinta
Kekasih yang ku mau
Ku tahu saat ini
Kau masih ragu

Maafkan hati ini
Yang tak bisa berhenti menyayangimu
Walau ku tak bisa menjadi milikmu
lyricsalls.blogspot.com
Juga sebagai yang tercinta
Di hidupmu

Ohhh...

Maafkan hati ini
Yang tak bisa berhenti menyayangimu
Walau ku tak bisa menjadi milikmu
Juga sebagai yang tercinta

Sungguh bukan maksudku
Untuk memaksamu menjadi milikku
Yang slama ini sudah menemaniku
Untuk sebagai yang tercinta
Di hatiku

Uhhh...
sumber: http://lyricsalls.blogspot.com/

Sinopsis

Yusra dan Yumna (Nikita Willy) adalah anak kembar yang terpisahkan sejak kecil akibat peristiwa tsunami. Saat itu orang tua mereka, Rama (Teddy Syach) dan Nirwana (Vonny Cornellya) sedang berlibur.

Yusra yang berada dalam pelukan Nirwana selamat. Sedangkan Yumna hanyut, dan kemudian ditemukan oleh nenek Layla (Hj. Nani Wijaya) penduduk sekitar yang tinggal bersama cucunya Setia (Samuel Zylgwyn). Oleh Layla, Yumna diberi nama Shira.

Nirwana yang tidak tahu bagaimana nasib Yumna merasa terpukul akan peristiwa itu, sehingga ia selalu bersedih. Rama pun memutuskan untuk tidak memberitahu Yusra kalau ia punya saudari kembar. Sehingga sampai di usia Yusra yang menginjak remaja, dia tidak pernah tahu ia memiliki saudara kembar, yang ternyata menjadi alasan mengapa ibunya seringkali menangis dan melamun.

Yusra tumbuh menjadi anak yang percaya diri, cantik dan popular di sekolahnya. Anak pemilik sekolah, Julio (Kevin Julio) pun menaruh hati padanya. Walaupun sebenarnya Yusra lebih menyukai Raka (Rezky Aditya), guru ekskul di sekolahnya, yang juga merupakan anak pemilik sekolah.

Sayangnya Raka selalu menjaga jarak dengannya, padahal dulu mereka sempat akrab. Musuh Yusra di sekolah hanyalah Carrisa (Putri Titian) dan gengnya. Mereka berdua sering terlibat pertengkaran hingga harus berurusan dengan kepala sekolah.

Tanpa mereka sadari, mereka berdua sebenarnya bersaudara , karena Wilma (Fera Feriska), ibu Carrisa adalah wanita yang sempat ada dalam kehidupan saudara kembar Rama, Krisna.

Di lain tempat, Shira/Yumna tumbuh menjadi anak yang polos, baik hati, dan mudah percaya sama orang. Ia tidak pernah tahu bahwa nenek Layla dan Setia bukanlah keluarga kandungannya.

Karena perhatian mereka yang begitu besar terhadap Shira. Sampai suatu hari, mereka sekeluarga harus pindah ke Jakarta karena rumah mereka hancur terkena gempa. Untung saja Setia telah mendapatkan pekerjaan sebagai guru les anak orang kaya, sambil ia menyelesaikan kuliahnya.

Shira (Yusra) mulai keliling tempat tinggalnya mencari pekerjaan. Betapa terkejutnya Shira (Yusra) ketika ia diselamatkan oleh Yumna, gadis cantik yang sangat mirip dengannya. Yumna pun terkejut akan kenyataan tersebut, walaupun dandanan mereka sangatlah jauh berbeda.

Yumna tiba-tiba memiliki ide agar Shira mau menyamar sebagai dirinya ketika Yumna harus mengikuti audisi menyanyi untuk menjadi penyanyi terkenal, impiannya selama ini. Sehingga Yumna pun tidak harus bertengkar dengan ayahnya, yang tidak pernah setuju akan hobby Yusmna yang satu ini. Shira pun akhirnya menyetujui ide Yumna, karena dengan begitu ia bisa mendapatkan uang untuk membantu Setia dan pengobatan nenek Layla.

Setia pun sangat kaget ketika ia berhadapan dengan murid bimbingannya, Yumna, yang sangat mirip dengan Shira. Setia mencurigai kalau mereka berdua adalah saudara kembar. Tetapi karena takut kehilangan adik satu-satunya yang sangat ia cintai, Setia pun memilih diam.

Bagaimanakah kelanjutan kisahnya? Jangan lupa mengikuti sambungan Yusra dan Yumna setiap hari pada waktu yang sama.

Episode 1 - 2

Sinopsis sinetron Yusra dan Yumna Episode 1 - 2 pada 19 Februari 2012

Episode 3 - 4

Sinopsis sinetron Yusra dan Yumna Episode 3 - 4 pada 20 Februari 2012

Episode 5 - 6

Sinopsis sinetron Yusra dan Yumna Episode 5 - 6 pada 21 Februari 2012

Episode 7 - 8

Sinopsis sinetron Yusra dan Yumna Episode 7 - 8 pada 22 Februari 2012

Episode 9 - 10 - 11

Sinopsis sinetron Yusra dan Yumna Episode 9 - 10 - 11 pada 23 Februari 2012

Episode 12

Sinopsis sinetron Yusra dan Yumna Episode 12 pada 25 Februari 2012

Episode 13 - 14 - 15

Sinopsis sinetron Yusra dan Yumna Episode 13 - 14 - 15 pada 27 Februari 2012

Episode 16

Sinopsis sinetron Yusra dan Yumna Episode 16 pada 29 Februari 2012

Episode 17 - 18

Sinopsis sinetron Yusra dan Yumna Episode 17 - 18 pada 1 Mac 2012

Episode 19 - 20

Sinopsis sinetron Yusra dan Yumna Episode 19 - 20 pada 2 Mac 2012

Episode 21 - 22 - 23

Sinopsis sinetron Yusra dan Yumna Episode 21 - 22 - 23 pada 3 Mac 2012


Episode 24 - 25

Sinopsis sinetron Yusra dan Yumna Episode 24 - 25 pada 5 Mac 2012


Episode 26 - 27 - 28

Sinopsis sinetron Yusra dan Yumna Episode 26 - 27 - 28 pada 6 Mac 2012

Sinopsis sinetron Yusra dan Yumna Episode 29 - 30

Sambungan sinopsis sinetron Yusra dan Yumna Episode 29 - 30 pada 7 Mac 2012

Sinopsis sinetron Yusra dan Yumna Episode 31 - 32 - 33

Sambungan sinopsis sinetron Yusra dan Yumna Episode 31 - 32 - 33 pada 8 Mac 2012

Sinopsis sinetron Yusra dan Yumna Episode 34 - 35

Sambungan sinopsis sinetron Yusra dan Yumna Episode 34 - 35 pada 10 Mac 2012


Sinopsis sinetron Yusra dan Yumna Episode 36 - 37

Sambungan sinopsis sinetron Yusra dan Yumna Episode 36 - 37 pada 11 Mac 2012

Sinopsis sinetron Yusra dan Yumna Episode 38 - 39

Sambungan sinopsis sinetron Yusra dan Yumna Episode 38 - 39 pada 12 Mac 2012

Sinopsis sinetron Yusra dan Yumna Episode 40 - 41

Sambungan sinopsis sinetron Yusra dan Yumna Episode 40 - 41 pada 13 Mac 2012

Sinopsis sinetron Yusra dan Yumna Episode 42 - 43

Sambungan sinopsis sinetron Yusra dan Yumna Episode 42 - 43 pada 14 Mac 2012


Sinopsis sinetron Yusra dan Yumna Episode 44 - 45

Sambungan sinopsis sinetron Yusra dan Yumna Episode 44 - 45 pada 15 Mac 2012

Sinopsis sinetron Yusra dan Yumna Episode 46 - 47

Sambungan sinopsis sinetron Yusra dan Yumna Episode 46 - 47 pada 16 Mac 2012


Sinopsis sinetron Yusra dan Yumna Episode 48 - 49

Sambungan sinopsis sinetron Yusra dan Yumna Episode 48 - 49 pada 17 Mac 2012

Sinopsis sinetron Yusra dan Yumna Episode 50 - 51

Sambungan sinopsis sinetron Yusra dan Yumna Episode 50 - 51 pada 18 Mac 2012

Sinopsis sinetron Yusra dan Yumna Episode 52 - 53

Sambungan sinopsis sinetron Yusra dan Yumna Episode 52 - 53 pada 19 Mac 2012


Sinopsis sinetron Yusra dan Yumna Episode 54 - 55

Sambungan sinopsis sinetron Yusra dan Yumna Episode 54 - 55 pada 20 Mac 2012

Sinopsis sinetron Yusra dan Yumna Episode 56 - 57

Sambungan sinopsis sinetron Yusra dan Yumna Episode 56 - 57 pada 21 Mac 2012


Sinopsis sinetron Yusra dan Yumna Episode 58 - 59

Sambungan sinopsis sinetron Yusra dan Yumna Episode 58 - 59 pada 22 Mac 2012

Sinopsis sinetron Yusra dan Yumna Episode 60 - 61

Sambungan sinopsis sinetron Yusra dan Yumna Episode 60 - 61 pada 23 Mac 2012

Sinopsis sinetron Yusra dan Yumna Episode 62 - 63

Sambungan sinopsis sinetron Yusra dan Yumna Episode 62 - 63 pada 24 ac 2012

Sinopsis sinetron Yusra dan Yumna Episode 64

Sambungan sinopsis sinetron Yusra dan Yumna Episode 64 pada 25 ac 2012

Sinopsis sinetron Yusra dan Yumna Episode 65 - 66

Sambungan sinopsis sinetron Yusra dan Yumna Episode 65 - 66 pada 26 Mac 2012

Sinopsis sinetron Yusra dan Yumna Episode 75 - 76

Sambungan sinopsis sinetron Yusra dan Yumna Episode 75 - 76 pada 1 April 2012

Sinopsis sinetron Yusra dan Yumna Episode 77 - 78

Sambungan sinopsis sinetron Yusra dan Yumna Episode 77 - 78 pada 2 April 2012

Sinopsis sinetron Yusra dan Yumna Episode 79 - 80

Sambungan sinopsis sinetron Yusra dan Yumna Episode 79 - 80 pada 3 April 2012


Sinopsis sinetron Yusra dan Yumna Episode 81 - 82

Sambungan sinopsis sinetron Yusra dan Yumna Episode 81 - 82 pada 4 April 2012

Sinopsis sinetron Yusra dan Yumna Episode 83 - 84

Sambungan sinopsis sinetron Yusra dan Yumna Episode 83 - 84 pada 5 April 2012

Sinopsis sinetron Yusra dan Yumna Episode 85 - 86

Sambungan sinopsis sinetron Yusra dan Yumna Episode 85 - 86 pada 6 April 2012


Sinopsis sinetron Yusra dan Yumna Episode 87 - 88

Sambungan sinopsis sinetron Yusra dan Yumna Episode 87 - 88 pada 7 April 2012

Sinopsis sinetron Yusra dan Yumna Episode 89 - 90

Sambungan sinopsis sinetron Yusra dan Yumna Episode 89 -90 pada 8 April 2012

Sinopsis sinetron Yusra dan Yumna Episode 91

Sambungan sinopsis sinetron Yusra dan Yumna Episode 91 pada 9 April 2012

Sinopsis sinetron Yusra dan Yumna Episode 92

Sambungan sinopsis sinetron Yusra dan Yumna Episode 92 pada 10 April 2012

Sinopsis sinetron Yusra dan Yumna Episode 93

Sambungan sinopsis sinetron Yusra dan Yumna Episode 93 pada 11 April 2012

Sinopsis sinetron Yusra dan Yumna Episode 94

Sambungan sinopsis sinetron Yusra dan Yumna Episode 94 pada 12 April 2012

Sinopsis sinetron Yusra dan Yumna Episode 95 - 96

Sambungan sinopsis sinetron Yusra dan Yumna Episode 95 - 96 pada 13 April 2012

Sinopsis sinetron Yusra dan Yumna Episode 97

Sambungan sinopsis sinetron Yusra dan Yumna Episode 97 pada 14 April 2012

Sinopsis sinetron Yusra dan Yumna Episode 98 - 99

Sambungan sinopsis sinetron Yusra dan Yumna Episode 98 -99 pada 15 April 2012

Sinopsis sinetron Yusra dan Yumna Episode 100

Sambungan sinopsis sinetron Yusra dan Yumna Episode 100 pada 16 April 2012

Sinopsis sinetron Yusra dan Yumna Episode 101 - 102

Sambungan sinopsis sinetron Yusra dan Yumna Episode 101 - 102 pada 17 April 2012

Sinopsis sinetron Yusra dan Yumna Episode 103

Sambungan sinopsis sinetron Yusra dan Yumna Episode 103 pada 18 April 2012

Sinopsis sinetron Yusra dan Yumna Episode 104 - 105

Sambungan sinopsis sinetron Yusra dan Yumna Episode 104- 105 pada 19 April 2012

Sinopsis sinetron Yusra dan Yumna Episode 106

Sambungan sinopsis sinetron Yusra dan Yumna Episode 106 pada 20 April 2012

Sinopsis sinetron Yusra dan Yumna Episode 107

Sambungan sinopsis sinetron Yusra dan Yumna Episode 107 pada 21 April 2012


Sinopsis sinetron Yusra dan Yumna Episode 108

Sambungan sinopsis sinetron Yusra dan Yumna Episode 108 pada 22 April 2012

Sinopsis sinetron Yusra dan Yumna Episode 109 - 110

Sambungan sinopsis sinetron Yusra dan Yumna Episode 109 - 110 pada 23 April 2012

Sinopsis sinetron Yusra dan Yumna Episode 111

Sambungan sinopsis sinetron Yusra dan Yumna Episode 111 pada 24 April 2012


Sinopsis sinetron Yusra dan Yumna Episode 112 - 113

Sambungan sinopsis sinetron Yusra dan Yumna Episode 112 - 113 pada 25 April 2012

Sinopsis sinetron Yusra dan Yumna Episode 114

Sambungan sinopsis sinetron Yusra dan Yumna Episode 114 pada 26 April 2012


Sinopsis sinetron Yusra dan Yumna Episode 115

Sambungan sinopsis sinetron Yusra dan Yumna Episode 115 pada 27 April 2012

Sinopsis sinetron Yusra dan Yumna Episode 116

Sambungan sinopsis sinetron Yusra dan Yumna Episode 116 pada 28 April 2012

Sinopsis sinetron Yusra dan Yumna Episode 117

Sambungan sinopsis sinetron Yusra dan Yumna Episode 117 pada 30 April 2012

Sinopsis sinetron Yusra dan Yumna Episode 118

Sambungan sinopsis sinetron Yusra dan Yumna Episode 118 pada 1 Mei 2012


Sinopsis sinetron Yusra dan Yumna Episode 119

Sambungan sinopsis sinetron Yusra dan Yumna Episode 119 pada 2 Mei 2012

Sinopsis sinetron Yusra dan Yumna Episode 120

Sambungan sinopsis sinetron Yusra dan Yumna Episode 120 pada 3 Mei 2012

Sinopsis sinetron Yusra dan Yumna Episode 121

Sambungan sinopsis sinetron Yusra dan Yumna Episode 121 pada 4 Mei 2012

Sinopsis sinetron Yusra dan Yumna Episode 122

Sambungan sinopsis sinetron Yusra dan Yumna Episode 122 pada 7 Mei 2012

Sinopsis sinetron Yusra dan Yumna Episode 123

Sambungan sinopsis sinetron Yusra dan Yumna Episode 123 pada 8 Mei 2012

Sinopsis sinetron Yusra dan Yumna Episode 124

Sambungan sinopsis sinetron Yusra dan Yumna Episode 124 pada 9 Mei 2012

Sinopsis sinetron Yusra dan Yumna Episode 125

Sambungan sinopsis sinetron Yusra dan Yumna Episode 125 pada 10 Mei 2012

Sinopsis sinetron Yusra dan Yumna Episode 126

Sambungan sinopsis sinetron Yusra dan Yumna Episode 126 pada 11 Mei 2012

Sinopsis sinetron Yusra dan Yumna Episode 127

Sambungan sinopsis sinetron Yusra dan Yumna Episode 127 pada 14 Mei 2012

Sinopsis sinetron Yusra dan Yumna Episode 128

Sambungan sinopsis sinetron Yusra dan Yumna Episode 128 pada 15 Mei 2012

Sinopsis sinetron Yusra dan Yumna Episode 129

Sambungan sinopsis sinetron Yusra dan Yumna Episode 129 pada 16 Mei 2012

Sinopsis sinetron Yusra dan Yumna Episode 130

Sambungan sinopsis sinetron Yusra dan Yumna Episode 130 pada 17 Mei 2012

Sinopsis sinetron Yusra dan Yumna Episode 131

Sambungan sinopsis sinetron Yusra dan Yumna Episode 131 pada 18 Mei 2012

Sinopsis sinetron Yusra dan Yumna Episode 132

Sambungan sinopsis sinetron Yusra dan Yumna Episode 132 pada 21 Mei 2012


Sambungan sinopsis ringkas sinetron Yusra dan Yumna Episode 133 pada 22 Mei 2012




Bersambung dari Episode 132, kisah hari ini menceritakan nenek itu enggan menyerahkan tanah pusakanya kepada tiga preman yang bertopeng tersebut. Awan datang memberi pertolongan dengan bersilat dengan mereka. Awan tanya mereka apakah mereka tidak serik-serik. Kata mereka mereka tidak akan pergi sebelum mendapatkan tanah itu. Apabila mereka kalah, ketiga-tiga mereka menjerit pencuri.. pencuri..



Orang ramai yang mendengar jeritan tersebut datang untuk menangkap pencuri itu. Apabila mereka bertiga cuba menuduh Awan adalah pencurinya, nenek itu cuba menjelaskan situasi yang sebenar tetapi salah seorang daripada preman itu membaling sesuatu ke mulut nenek itu hingga nenek itu terdiam seketika. Kemudian salah seorang daripada penduduk tersebut berkata pasti Awan menggunakan ilmu hitam apabila mereka melihat nenek itu terpaku di situ. Awan cuba membela dirinya tetapi akhirnya dia tahu yang dia tidak mampu untuk berbuat demikian memandangkan begitu ramai orang yang telah salah faham terhadapnya, Awan melarikan diri dengan secepat yang mungkin.



Sewaktu Awan dikejar oleh penduduk-penduduk kampung di situ kerana menyangka Awan adalah seorang pencuri, Jordan yang baru sahaja hendak masuk ke dalam keretanya ternampak kejadian itu. Jordan turut berasa marah tentang pencuri yang berani mencuri pada waktu siang-siang begini. Jordan juga mengejar pencuri tersebut.



Tiba di suatu tempat, Awan menyembunyikan diri dan apabila dia terasa bahawa dia sudah bebas dari mereka, tiba-tiba tangan seseorang memegang bahunya dan ternyata dia adalah Jordan. Tanpa memandang muka Awan mereka mula berlawanan. Topi Awan tertanggal dan Jordan ternampak wajah Awan dan terus memanggilnya Shira. Mereka terpaksa berhenti berlawan apabila penduduk-penduduk kampung tersebut tiba di tempat itu. Awan mengambil kesempatan untuk pergi dari situ. Jordan tertanya-tanya apakah dia itu Shira atau bukan.



Setelah Awan pergi, Jordan cuba menjelaskan kepada mereka bahawa Awan bukan pencuri/maling. Mereka tanya Jordan dia tahu dari mana kalau dia bukan pencuri. Tidak lama kemudian ketua kampung dan nenek itu menjelaskan pada mereka bahawa Awan bukan pencuri yang sebenarnya tetapi ketiga-tiga preman yang baru ditangkap mereka. Ketua kampung menasihati mereka bahawa kekerasan tidak akan menyelesaikan masalah biar mereka diserahkan pada pihak yang berwajib sahaja dan biar juga mereka itu menghukum pencuri-pencuri/maling-maling itu. Kemudian mereka bersetuju dan beredar dari situ.


- Di rumah sakit, Yumna masih fikirkan tentang hasil lab yang diserahkannya kepada doktor itu. Sewaktu Yumna sedang berfikir-fikir tentang hal itu, Raka muncul dengan memberi sampul surat besar kepada Yumna. Yumna membuka sampul surat tersebut dan dia menjumpai nota " I love you" Yumna terharu menerimanya. Tetapi sewaktu Raka menyebut nama papanya, Panji wajah Yumna berubah menjadi sedih. Raka tanya kenapa muka Yumna begitu. Yumna memberitahu Raka dia berasa bingung kenapa buah pinggang Panji harus dikeluarkan. Yumna minta Raka jangan panik dahulu. Yumna terus berkata dia hairan kerana hari-hari sebelumnya buah pinggang Panji baik-baik sahaja. Hasil lab juga mengesahkan bahawa cuma ada penyumbatan pembuluh darah jantungnya tetapi sama sekali tidak bersangkutan dengan buah pinggang.




- Sewaktu Yumna dan Raka sedang berbincang tentang Panji, Riska muncul lagi dan Raka memberi amaran pada Riska jangan dekat-dekat dengannya kerana pacarnya adalah Yumna. Tetapi menurut Riska dia tidak tahu kenapa dia boleh berada di situ, tetapi nampaknya itu adalah jodoh mereka. Yumna cuba menghalang Riska daripada terus mendekati Raka dan dia memberitahu Riska bahawa Raka bukan perawat di situ dan sekiranya Riska hendak ke mana-mana dia akan hantarkan Riska, kerana bukankah dia adalah suster di sana. Tetapi jawab Riska, melihat muka Yumna sahaja kepalanya bertambah pening. Raka ternampak dua orang suster di situ dan dia meminta mereka menghantar Riska ke wad gila sahaja. Riska menafikan dia itu gila tetapi kata Raka orang yang gila tidak akan mengaku dirinya gila.


- Di luar bilik rawatan Panji, Setia memikirkan kembali kata-kata doktor mengenai buah pinggang ayahnya yang rosak itu. Setia terus berfikir apakah papanya harus kehilangan salah satu daripada buah pinggangnya. Yumna dan Raka menemui Setia di situ dan Yumna tanya pada Setia apakah dia masih memikirkan tentang Panji. Yumna turut prihatin tentang hal itu. Setia mengucapkan terima kasih pada Yumna tetapi dia tidak tahu juga kenapa tiba-tiba papanya begitu kerana sebelumnya tidak ada apa-apa pun gejala mengenai buah pinggang papanya yang bermasalah. Yumna memberitahu Setia hasil lab mengatakan buah pinggang Panji baik-baik sahaja. Setelah Yumna cuba menerangkan apa yang harus Setia lakukan, Setia berasa lebih tenang.



Setia menggosok matanya yang berair, Yumna menghulurkan tissue kepada Setia dan mintanya agar dia tidak menangis lagi tetapi Raka cemburu. Kata Setia pada Raka dia tidak usah cemburu begitu kerana Yumna cuma mencintai Raka seorang sedangkan dia cuma mencintai Shira dan Shira... Raka terus meminta maaf pada Setia dan sedang Raka bercakap pada Setia tentang ada seseorang yang mirip Shira, Yumna tanya apakah ada orang lain yang mirip dengan Shira selain daripadanya.

Setia menceritakan kepada Yumna bagaimana dia telah ternampak seorang dan dia ingat orang itu adalah Shira. Tetapi setelah Raka dan dia menyelidiki, itu memang bukan Shira dan dia juga bukan seorang perempuan tetapi seorang lelaki. Yumna harap Setia terus bersabar kerana dia juga turut bersedih tentang hal itu. Katanya mereka harus ikhlaskan pemergian Shira.



Awan pulang ke rumah dan dia fikir semula tentang pertemuannya dengan lelaki tadi (Jordan) dan Awan seperti kenal lelaki itu tetapi setelah Awan fikir dengan lebih dalam dia bingung di mana dia pernah menemuinya.


Awan sakit kepala memikirkan semua itu. Awan berfikir apakah kerana dia terlalu memaksa dirinya untuk ingat kembali menyebabkan kesakitan itu. Awan harus lebih bersabar dan tenang, mngikut kata suara hatinya lagi.



- Yumna tidak sangka kerjanya pada hari itu semuanya beres. Tanpa disedari sewaktu Yumna lalu di bilik Dr Anas (Dr Anas yang palsu) dia terdengar perbualannya bercakap dengan seseorang di telefon. Dalam perbualan tersebut, Yumna mendapat tahu Dr Anas memberitahu orang itu bahawa dia akan memujuk pesakit tersebut hingga dia mahu apa yang diminta doktor itu. Yumna dapat rasakan ada sesuatu aneh sedang berlaku dan Dr Anas sedang merancang sesuatu.

- Desi tanya doktor tentang keadaan Panji. Doktor memberitahu Desi bahawa mereka sedang memberi perhatian pada suaminya dan tindakan harus segera diambil sebelum terlambat. Dr Anas memberitahu Panji bahawa selain dari menjalankan operasi sudah tidak ada jalan keluar lain lagi sekiranya Panji ingin sembuh. Yumna tanya Dr Anas kenapa tidak dilakukan pemeriksaan sekali lagi. Dr Anas tanya Yumna apakah maksudnya bertanya begitu? Jawab Yumna supaya tidak ada kesalahan lagi kerana hasil lab menunjukkan cuma ada penyumbatan darah di jantung dan kenapa pula sekarang buah pinggangnya yang terlibat. Yumna tanya bukankah itu aneh.


Julio bersetuju dengan pendapat Yumna. Tetapi menurut Dr Anas dia tidak mahu memaksa Panji segera dioperasi tetapi dia juga tidak mahu dituduh yang bukan-bukan ataupun dicurigai. Katanya lagi dia hanya mahu lakukan yang terbaik untuk pesakitnya dan sekiranya sesuatu yang buruk terjadi pada Panji dia tidak akan bertanggung jawab dan sekarang semuanya cuma bergantung pada mereka dan doktor itu menunggu jawapan daripada mereka.

Setelah Dr Anas (Dr Anas palsu) itu beredar dari situ, Yumna menasihati agar mereka membuat suatu pemeriksaan lagi untuk mencegah dari berlakunya kesalahan dan juga untuk mereka lebih yakin juga. Julio bersetuju dengan Yumna dan dia tanya bagaimana sekiranya mereka membuat pemeriksaan papanya di rumah sakit yang lain saja.

- Di pejabatnya, doktor itu begitu marahkan Yumna yang telah menggagalkan rancangannya. Dia ingin memberi pengajaran pada Yumna.



- Di rumah, Silvi menunggu makanan dari Carissa. Dia memanggil-manggil nama "menantu" kemudian "Carissa". Dia mahu makan ayam kodok yang ditunggunya sejak kemarin lagi. Apabila Carissa keluar dengan menghidangkan sepinggan kangkung tumis untuk Silvi, Silvi berasa hampa kerana makanan itu bukannya ayam kodok seperti yang ditunggu-tunggunya. Carissa menjelaskan pada Silvi selain daripada kangkung dia tidak tahu lagi masakan lain jadi tidak ada masakan "ayam kodok" yang dihidangkan. Silvi tersalah dengar dan dia fikirkan Carissa memanggilnya dengan panggilan "kodok". Kemudian Carissa jelaskan pada Silvi bahawa dia cuma mengatakan bahawa dia tidak tahu memasak ayam kodok dan cuma tumis kangkong sahaja. Silvi menjadi bosan kerana terpaksa makan kangkung setiap hari. Carissa pula cuba mengambil hati ibu mertuanya dengan mengatakan dia masak kangkung untuknya setiap hari agar Silvi bertambah sihat tambah awet mudah jadi dia tidak marah-marah lagi, gitu.



- Silvi tidak tahan lagi dengan Carissa lalu dia menjerit nama Adrian sekuat hatinya. Silvi mengadu pada anaknya bahawa setiap hari dia terpaksa makan kangkung sahaja tetapi Adrian memujuk mamanya agar makan kangkung itu sahaja kerana Carissa telah bersusah payah memasaknya. Silvi geram dengan sikap Adrian yang membela isterinya berterusan. Tanya Silvi bila dia akan bela dirinya dan bila pula dia akan mengerti tentangnya. Dengan nada suara yang tinggi mengatakan dia tidak tahan lagi keadaan yang nyebelin itu.


Dalam hati Carissa dia beranggapan ibu mertuannya manja. Silvi tanya mereka kenapa mereka masih berada di situ, lalu Carissa dan Adrian masuk ke kamar mereka. Silvi terpaksa makan kangkung tumis itu kerana tiada pilihan lagi.


- Di kamar Carissa tidak tahan lagi dengan sikap ibu mertuannya yang menjadikannya babu dan diseksa begitu ataupun Carissa tanya Adrian apakah dia berasa senang melihat mamanya menyeksa batinnya. Adrian terus memujuk isterinya agar tidak marah-marah begitu, katanya mamanya tidak seburuk yang difikirkan Carissa. Sekiranya kalau mamanya menyuruh-yuruh Carissa Adrian minta Carissa anggap sebagai untuk memperbaiki masakan Carissa sahaja. Menurut Adrian Carissa tidak perlu marah-marah begitu. Tetapi Carissa beritahu Adrian yang dia menikah dengan Adrian bukan untuk mengasah skill masakannya. Yang pasti sekarang, Carissa tidak mahu tinggal di rumah itu lagi dan dia mahu berpindah dari situ bersama Adrian.


- Silvi yang mencuri dengar percakapan Carissa dan Adrian di luar pintu berasa risau kerana Carissa telah mengancam akan keluar dari rumah itu. Sekiranya Carissa pindah dari situ, itu bermakna dia harus memasak dan mengemaskan rumah sendiri. Sekiranya Carissa berada di situ dia tidak perlu buat semua itu. Carissa keluar dari kamarnya dan dia melihat Silvi di situ yang pura-pura sedang membelek-belekkan gambar di dinding.



Silvi tanya Carissa apakah benar dia mahu keluar dari rumah itu. Silvi terangkan pada Carissa memangnya sikapnya agak keras padanya tetapi menurutnya semua itu adalah demi kebaikan Carissa supaya dia boleh menjadi isteri yang baik buat Adrian. Silvi tanya apakah dia salah kalau dia begitu. Carissa tanya Silvi kenapa dia mencuri dengar percakapan antara dia dan Adrian. Carissa inginkan privasi. Silvi cuba membela dirinya dengan berkata dia tidak bermaksud untuk mencuri dengar sama sekali. Silvi mohon pada Carissa agar dia tidak pindah dari rumah itu. Katanya dia buat semua itu kerana dia sayangkan Carissa dan dia tidak mempunyai niat lain. Setelah dipujuk oleh Adrian agar Carissa terus bersabar, akhirnya Carissa tidak jadi pindah dari situ dan terus tinggal bersama ibu mertuanya.


Apabila Adrian minta Carissa senyum, begitulah rupanya ketika Carissa dengan senyuman paksaannya.





Awan terus berlatih silat dengan Jambang di tepi sumur dalam hutan. Awan berhenti seketika dan dia ditegur Jambang. Tetapi Awan berasa letih dan ingin istirahat sebentar. Bambang suruh Awan berdiri di atas sumur tanpa banyak soalan. Sewaktu Awan berdiri di atas sumur itu, dengan tidak sengaja dia terjatuh ke dalam. Melihat Awan terjatuh, Jambang ketawa terbahak-bahak.


Awan tanya Jambang bagaimana untuk naik semula dari sumur itu tetapi Jambang suruh Awan menggunakan akalnya sendiri. Lalu Jambang meninggalkan Awan di sumur itu.



Merpati itu hingga di sumur itu menemani Awan. Awan harap merpati itu dapat bantunya keluar dari sana kerana dia telah bingung memikirkan caranya tetapi merpati tersebut terbang dari sana meninggalkan Awan. Tiba-tiba sehelai tuala berwarna kuning masuk ke arah Awan. Awan fikirkan itu pastinya tuala ajaib yang akan bantunya keluar dari situ. Merpati itu kembali ke sisi Awan. Awan menggunakan tuala itu lap mukanya dan memberishkan kedua tangannya tetapi dia memberitahu dirinya kenapa tiada reaksi apa-apapun.





Setia membawa bakul yang berisi bunga ke sumur itu.
Setia: Dah setahun kakak kehilangan kamu. Rasanya berat sekali, kakak masih tidak dapat melupakan kamu dan meskipun tak mungkin kakak masih berharap kalau kamu itu masih hidup.
Awan ternampak Setia yang menaburkan bunga-bunga itu ke dalam sumur. Awan terus jatuh cinta pada Setia sewaktu dia memandang ke atas. Setelah Setia beredar dari situ, Awan berkata pada dirinya dia tidak jatuh cinta tetapi dia cuma... dia terhenti di situ dan suruh merpati itu pergi dari situ.



- Doktor (Dr Anas) menarik tangan Yumna dan berkata Yumna begitu berani menjatuhkan harga dirinya di depan pesakitnya. Tetapi kata Yumna dia sama sekali tidak berniat untuk berbuat demikian dan cuba mencari jalan yang terbaik sahaja. Tetapi doktor itu suruh Yumna diam. Doktor itu mengenggam tangan Yumna sehingga dia menjerit kesaikitan. Raka ternampak Yumna dan dia segera pergi menuju ke arah mereka. Raka suruh doktor itu lepaskan tangan Yumna dan tanya dia apa yang mahu dilakukannya. Raka tidak mahu doktor itu membuat Yumna begitu. Raka ingin memukul doktor itu tetapi sebelum dia sempat berbuat begitu, doktor itu memukul Raka. Doktor itu cuba pukul Raka terus tetapi Yumna menolaknya dan meminta tolong. Doktor itu ketakutan dan lari dari situ. Yumna merawat birbir Raka yang terluka dengan sapu tangannya.


- Jambang hairan kenapa sekian lama tetapi Awan masih belum naik dari sumur itu. Awan masih lagi berusaha untuk naik ke atas.



Setelah mencuba untuk seketika lagi akhirnya Awan berjaya sampai di atas dan Jambang bangga dengan Awan yang tidak pernah menyerah. Kata Awan pada Jambang "Tiada kata menyerah dalam hidup Awan".


Awan mengeluarkan bunga yang ditaburkan oleh Setia sebentar tadi ke dalam sumur itu. Yang pasti Awan sudah jatuh cinta.



Adrian dan Carissa keluar dari rumah mereka dan Adrian ternampak seorang budak perempuan terjatuh dari basikalnya. Adrian begitu risaukan keadaan anak itu lalu dia terus pergi menolongnya. Adrian menasihatinya berhati-hati lain kali dan memberi gula-gula pada anak itu.Carissa memandang Adrian dan terlintas di hatinya memikirkan bahawa Adrian begitu ambil perhatian pada anak itu dan juga menganggap anak itu seperti anaknya sendiri. Adrian beritahu Carissa bahawa sekiranya mereka mempunyai anak, hidup mereka akan menjadi lebih berwarna-warni. Katanya lagi menarik juga.

Tiba-tiba tidak tahu kenapa Carissa tanya pada Adrian adakah itu alasannya yang senang kalau mempunyai anak. Carissa tanya apakah Adrian begitu inginkan anak dan tentu sahaja Adrian kecewa kerana Carissa tidak dapat memberi Adrian anak. Jawab Adrian kenapa Carissa bercakap seperti itu kerana Adrian sama sekali tidak berfikiran seperti itu. Mereka bertengkar mengenai hal "anak". Sekali lagi Carissa kata pada Adrian sudah tentu Adrian begitu inginkan anak tetapi dia kecewa kerana Carissa tidak mampu untuk memberinya anak. Adrian terus menafikan dia berfikiran begitu.

Silvi dan Bratha keluar apabila terdengar mereka bertengkar terus menegur mereka berdua kenapa merekat ribut terus di depan rumah. Silvi berasa pening mendengar pertengkaran mereka. Begitu juga Bratha. Dia juga ikut pening kepala melihat mereka berdua bergaduh seperti anak kecil. Adrian cuba menjelaskan kepada mereka bahawa semua itu cuma salah faham sahaja. Katanya Carissa tidak suka kalau dia terlalu beri perhatian pada anak-anak. Jadi Carissa terasa tersinggung. Silvi menyuruh Carissa terus usahakan untuk hamil dan jangan mudah tersinggung. Jadi suaminya tidak akan lari ke anak lain.

Carissa bertambah sedih dan tersinggung apabila Silvi bercakap begitu padanya. Dia terus meninggalkan mereka di situ. Adrian memanggil Carissa tetapi tidak diendahkannya. Adrian berasa marah apabila mamanya bercakap tanpa memikirkan dengan lebih dalam. Silvi cuba membela dirinya kenapa pula dia disalahkan, dia cuma minta Carissa hamil dengan secepat mungkin. Dia tanya apakah salah dia bercakap begitu. Seperti biasa Bratha akan menyokong kata-kata Silvi dan dia bersetuju dengan apa yang dicakapkan Silvi.



- Jordan menemui Yumna dan dia memberitahu Yumna dia ternampak seorang gadis yang seiras dengan Shira. Pada mulanya Jordan ingatkan dia itu Shira tetapi dari gayanya gadis itu keren sangat. Namun Jordan yakin itu adalah Shira. Layla begitu cemas mendapat tahu ada berita tentang Shira. Jordan minta Layla tenangkan diri dulu dan dia akan hantarkannya ke sana. Layla tanya Jordan apakah Setia sudah mengetahui tentang hal itu. Kata Jordan pada Layla Setia belum tahu lagi. Dia baru sahaja memberitahu Yumna dan eyangnya.



Layla tidak mahu Setia berasa hampa apabila dia mendapat berita seperti ini. Jordan faham tentang situasi itu dan dia berjanji pada Layla dia akan menyimpan rahsia itu. Begitu juga Yumna, dia yakinkan eyangnya bahawa dia tidak akan beritahu Setia.




Desi memberitahu suaminya, nasib baik mereka dapat larikan diri dari rumah sakit. Jadi Panji dapat makan makanan yang sedap tidak seperti di rumah sakit yang makanannya tawar. Panji setuju dengan Desi, katanya makanan di situ begitu sedap. Tiba-tiba Panji terasa kesesakan nafas. Panji mengadu kesakitan di dadanya.



Julio dan Desi panik melihat keadaan Panji. Desi memberitahu anaknya mereka harus membawa Panji ke rumah sakit yang terdekat. Julio minta mamanya tunggu di situ dahulu sementara dia pergi mengambil keretanya.



Dr Anas (Dr Anas yang palsu) muncul. Kata doktor itu pada Desi itu adalah akibatnya kerana mereka tidak mahu mendengar nasihatnya. Desi dan Julio yang sedang cemas dan tidak tahu hendak buat bagaimana lagi minta doktor membantu mereka. Doktor itu memberitahu mereka bahawa keadaan sudah menjadi bertambah parah. Dalam hati doktor itu, dia anggap Desi dan Julio memang bodoh kerana termakan pancingannya. Dalam fikirannya, tidak sia-sia dia meminta pekerja di restoran itu untuk mencampur ubat bius dalam makanan Panji. Dr Anas suruh mereka berdua bawa bertenang dahulu dan menurut Dr Anas rumah sakit jauh dari sana tetapi dia akan membawa Panji ke klinik yang berdekatan di mana dia ada kenalan di situ dan alatannya juga lengkap. Mereka membawa Panji ke klinik tersebut.


Yumna ternampak Awan (Shira) lalu di jalan raya.




Yumna terus fikir yang dia ternampak Shira. Tanpa berfikir panjang Yumna terus memanggil nama Shira. Yumna terus keluar dari kereta dan memanggil Shira tetapi sayangnya Awan (Shira) sudah masuk ke dalam angkot.




Raka cuba tenangkan Yumna tetapi Yumna terus memanggil dan berkata itu adalah Shira. Yumna mengatakan bahawa dia kehilangan jejak Shira disebabkan Raka. Yumna terus mahu yakinkan Raka bahawa yang dia lihat tadi adalah Shira. Namun Raka tidak percaya dan dia cuba tenangkan Yumna. Apabila dia gagal berbuat demikian, kata Raka pada Yumna terserah pada Yumna sahaja sekiranya itu kehendak Yumna mahu kejar, kejar saja.


Sambung tulis lagi dalam episode yang akan datang pada 23 Mei 2012 - sinetron Yusra dan Yumna.

Yusra dan Yumna Episode 133 pada 22 Mei 2012

Yusra dan Yumna Episode 133 Part 1

Yusra dan Yumna Episode 133 Part 2

Yusra dan Yumna Episode 133 Part 3

Sinetron Yusra dan Yumna Episode 133

Part 1 / Part 2 / Part 3

Terlebih dahulu saya ingin meminta maaf kerana terdapat banyak kesilapan dalam ejaan, struktur ayat dan tatabahasa sewaktu saya menulis sinopsis ini. Terima kasih kepada semua yang telah singgah di sini.

sumber: (Terima kasih dan kredit diberikan kepada
http://www.sinemart.com/
RCTI
http://niazuramaria.blogspot.com/
http://www.facebook.com/
http://www.lautanindonesia.com/
http://lyricsalls.blogspot.com/
http://id.wikipedia.org/
1122332011 Channel
emeraldL Channel
dan semua pihak atas sumber maklumat dan gambar)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar