Minggu, 28 Oktober 2012

Sinopsis Episode 13 - Layar Drama Indonesia: Separuh Aku mula menemui penonton pada 15 Oktober 2012 setiap hari pukul 19.00 WIB di RCTI

Sutradara : Agusti Tanjung
Produser : Leo Sutanto
Cerita & Skenario : Hilman Hariwijaya
Desain Produksi : Heru Hendriyarto
Produksi : SinemArt (2012)

Lagu Tema : Separuh Aku
Penyanyi : Noah
Pencipta : David & Ihsan Nurrachman
Produksi : PT. Musica Studios's

Pemain Separuh Aku:

Asmirandah, Rezky Aditya, Miller Khan, Michella Putri, Kevin Andrean, Putri Anne, Ari Wibowo, Vira Yuniar, Adipura, Shueil, Malaki, Shelsi Valencia, Tengku Ryan, Tia Ivanka, Johan Jehan

Asmirandah sebagai Adara - (Anak Kandung Pak Sandy dan Bu Marni
Anak Tiri Sudiro)
Rezky Aditya sebagai Rama
Miller Khan  sebagai Dennis
Michella Putri sebagai Maya
Kevin Andrean sebagai Reza - (Sahabat Andara)
Putri Anne sebagai Naning - (Pacar Reza)
Tia Ivanka   - Bu Tia (Ibu Maya)
Ari Wibowo sebagai Pak Sandy - (Ayah Maya dan Andara)
Adipura sebagai    Sudiro  - (Ayah Adara)
Vira Yuniar sebagai Marni - (Ibu Adara)
Johan Jehan - Pak Eddy (Ayah Dennis)
Triningtyas - Bu Ida (Ibu Dennis)
Suhel Fahmi sebagai Andi - (Keponakan Rama)
Malaki sebagai - Adit (Keponakan Rama)
Shelsi Valencia sebagai  Andien - (Keponakan Rama)

Sinopsis Global Separuh Aku

ADARA (Asmirandah)adalah putri adalah putri seorang makelar/pemasuk ikan yang bernama SUDIRO (Adipura) dan MARNI (Vira Yuniar). Sudiro adalah orang yang sangat pelit dan perhitungan. Ia bahkan menghitung biaya hidup yang ia keluarkan untuk membesarkan Adara. Oleh karenanya, ia memaksa Adara untuk menikah dengan DENNIS (Miller Khan), anak pengusaha kaya di kampung itu, yang sedikit tuli tetapi berwajah tampan. Sudiro berharap mahar dari keluarga Dennis bisa menutupi pengeluarannya selama ini.

Adara yang tumbuh besar di perkampungan nelayan dan berjiwa bebas tidak begitu saja menerima perintah ayahnya. Di saat Dennis dan keluarganya datang melamar, Adara yang berjiwa petualang besar dan banyak akal pun kabur dari rumah dengan meminta pertolongan REZA (Kevin Andrean), sahabatnya. Reza yang tidak tegaan akhirnya menemani Adara kabur ke Jakarta, walaupun pacarnya, NANING (Putri Anne) tidak setuju akan sikap Reza.

Di Jakarta Adara dan Reza luntang lantung tidak ada tujuan. Mereka terlalu kagum akan keindahan kota Jakarta dan bertingkah norak. Saat sedang mengagumi kolam Bundaran HI, mereka bertemu dengan MAYA (Michella Putri) yang baru saja bertengkar dengan ayahnya, PAK SANDY (Ari Wibowo). Adara dan Maya terlibat perselisihan. Adara tidak menyadari bahwa Pak Sandy adalah ayah kandungnya yang tidak pernah ia kenal selama ini.

Merasa Jakarta bukanlah tempatnya, Adara dan Reza pun berencana kabur pindah kota. Di stasiun ia bertemu dengan RAMA (Rezky Aditya), laki-laki easy going yang terpaksa mengurus ketiga keponakannya yang masih kecil-kecil, ANDI (Suheil), ADIT (Malaki) dan ANDIEN (Shelsi Valencia), karena ditinggal oleh kedua orangtuanya, yang tak lain adalah kakak Rama. Adara meminta bantuan Rama untuk membelikannya tiket karena antrian yang panjang. Saking girangnya mendapatkan tiket, Adara sampai lupa membayar tiket tersebut ke Rama. Rama merasa dijebak. Adara yang tiba-tiba sadar akan kelalaiannya mulai mencari Rama.

Adara kemudian dipertemukan kembali dengan Rama. Karena tanpa sengaja Adara menolong ketiga keponakan Rama yang karena kenakalan mereka sempat Rama hukum di rumah. Rama sebenarnya tidak tega, tetapi ia benar-benar tidak tahu bagaimana cara mengatur mereka. Ternyata Adit, Andi dan Andien justru sangat nurut dengan Adara. Mereka bahkan menginginkan Adara menikah dengan Rama. Adara yang mulai menikmati perannya mengurus keponakan Rama ini pun gundah.

Bagaimanakah kelanjutan kisah Adara ?..

Apakah Sudiro dan Dennis diam begitu saja atas kaburnya Adara ?

Sinopsis Separuh Aku Episode 1

Sila klik di sini untuk mengikuti sinopsis ringkas Separuh Aku Episode 1

 Sinopsis Separuh Aku Episode 2

Sila klik di sini untuk mengikuti sinopsis ringkas Separuh Aku Episode 2

Sinopsis Separuh Aku Episode 3

Sila klik di sini untuk mengikuti sinopsis ringkas Separuh Aku Episode 3

Sinopsis Separuh Aku Episode 4

Sila klik di sini untuk mengikuti sinopsis Separuh Aku Episode 4

Sinopsis Separuh Aku Episode 5

Sila klik di sini untuk mengikuti sinopsis ringkas Separuh Aku Episode 5

Sinopsis Separuh Aku Episode 6

Sila klik di sini untuk mengikuti sinopsis Separuh Aku Episode 6

Sinopsis Separuh Aku Episode 7

Sila klik di sini untuk mengikuti sinopsis Separuh Aku Episode 7

Sinopsis Separuh Aku Episode 8

Sila klik di sini untuk mengikuti sinopsis ringkas Separuh Aku Episode 8

Sinopsis Separuh Aku Episode 9

Sila klik di sini untuk mengikuti sinopsis ringkas Separuh Aku Episode 9

Sinopsis Separuh Aku Episode 10

Sila klik di sini untuk mengikuti sinopsis Separuh Aku Episode 10 

Sinopsis Separuh Aku Episode 11

Sila klik di sini untuk mengikuti sinopsis Separuh Aku Episode 11

Sinopsis Separuh Aku Episode 12

Sila klik di sini untuk mengikuti sinopsis Separuh Aku Episode 12

Sinopsis Separuh Aku Episode 13

Episode 13 bersambung dengan menceritakan Maya pergi menemui Rama di bengkel.  Maya mahu tahu kenapa mobil papanya berada di sana. Rama memberitahu bukannya Maya tidak tahu sebabnya papa Maya ke bengkel. Mencari masalah seperti biasa, kata Rama lagi. Maya tanya apa lagi sebenarnya yang berlaku.

Rama: Aku nggak tau, kamu perlu tau atau enggak atau kamu yang udah tau. 

Rama meninggalkan Maya di situ. Dalam hati Maya dia tidak habis memikirkan apa yang papanya mahukan lagi. Padahal itu adalah waktu yang tepat untuk mendekati Rama. Fikir Maya lagi Rama itu butuh prihatinnya.



Dennis membuat persiapan untuk Andien, Andi dan Adit yang mahu pergi ke sekolah. Mereka memberi salam pada Pak Eddy dan Bu Ida, minta pamit dulu mahu ke sekolah. Dennis minta kebenaran untuk menghantar mereka ke sekolah. Pak Eddy mahu isterinya cakap dengan Dennis kenapa dia harus menguruskan anak-anak itu.

Marni nampak Bu Siti lalu memanggilnya.Marni minta maaf kerana menyebabkan Bu Siti terperanjat. Bu Siti tiba-tiba terlupa ke mana dia hendak pergi. Bu Siti memberitahu Marni dia mahu pergi ke pasar. Marni pergi bersama Bu Siti.


Rama tunggu Andi dan Adit dan apabila dia berjumpa dengan mereka, Rama berkata pada mereka yang dia kangen sama mereka.  Rama memberi chokelat untuk mereka tetapi dibuang oleh Andi ke lantai. Adara ternampak cara Rama dilayan mereka. Andi berkata pada Rama: "Aku benci sama Om Rama" kemudian dia membawa Adit pergi dari situ. Adara minta Rama sabar saja.

Rama: Aku nggak apa-apa kok..
Tetapi dalam hati Rama, terasa begitu pilu sekali disakiti oleh keponakannya.




Bu Siti tanya Marni apakah dia untung jual emas pada hari itu. Sewaktu mereka sedang berbual-bual dan apabila Bu Siti ingin menyimpan wangnya ke dalam tas tangannya, Pak Sandy yang lalu di situ dengan tidak sengaja terlanggar Bu Siti dan wangnya terjatuh. Bu Siti terus memukul Pak Sandy disangkakannya maling. Kemudian Marni mendapat tahu orang itu adalah Pak Sandy. Pak Sandy memanggil Marni. Sewaktu makan siang Pak Sandy berkata bahawa sudah lama juga sejak mereka bertemu dan dia tidak sangka akan menemui Marni di situ. Pak Sandy memberitahu Marni kalau soal keluarga, sudah. tetapi kalau bicara bahagia... Pak Sandy terdiam seketika.


 Kemudian Bu Siti berkata yang itu dinamakan CLBL. Marni tidak faham maksud Bu Siti. Bu Siti kemudiannya menerangkan bahawa maksudnya "Cinta Lama Bersemi Lagi".

Bu Siti: Pasti dulunya lu sama dia pacaran ya. 
Dalam hati Marni dia berharap mudah-mudahan dia akan melupai tentang perjumpaan dengan Pak Sandy hari ini.


 Rama terkenang semula masa-masa bahagia dalam hidupnya.  Waktu-waktu kemenangannya memasuki gol.  Dari kecil lagi dia begitu berharap dapat menjadi pemain profesional tetapi sekarang dia sudah dikeluarkan dari kelab bolasepak dan Rama sudah kehilangan semuanya.
Rama: Nggak gua harus semangat. 
Rama pasti semua akan berakhir dengan keindahan.

Adara ternampak  poster untuk menyertai pertandingan "International Kejuaraan Futsal Terbuka - Hadiah Pertama: 1 Miliar pada tanggal 4, 5, 6 Desember 2012 di Jakarta Futsal Hall". Adara ingin memberitahu Rama tentangnya dan dalam hatinya dia berfikir yang Rama harus mendapatkan kembali impiannya.


Rama menelefon Dennis bertanyakan apakah anak-anak sudah mahu bercakap dengannya. Rama dapat mendengar melalui telefon bimbitnya yang mereka masih tidak mahu bercakap dan benci padanya. Mereka masih memarahi Rama. Dennis beritahu Rama bukankah dia sendiri sudah mendengarnya sendiri yang anak-anak tidak mahu bercakap dengannya.
Rama: Kalau begitu gua titip mereka ya.  Jagain mereka tolong ya. Makasih Dennis. 



Adara berasa kasihan melihat Rama begitu. Kemudian Adara teringat sesuatu.Dia menuju ke arah Rama dan memberi suatu kejutan padanya. Namun Rama selamba sahaja dan berkata "Futsal, trus.. Sambung Adara lagi itu adalah kesempatan emas buat Rama. Tetapi Rama tidak berminat dan memberitahu Adara ada banyak yang harus difikirkannya hingga kepalanya seakan pecah Sambung Rama lagi dia adalah pemain bola dan sekarang ini adalah "Futsal". Untuk bermain futsal dia harus mempunyai team. Tetapi dia tidak mempunyai team. Tiadakan susahkan!! Begitulah kata-kata Rama pada Adara lagi. Setelah Rama pergi, Adara berkata: Aku ini bilang panjang lebar dibilang gila.
Adara berasa geram memikirkan hal Rama.


Adara mencari Dennis di warung burgernya memberitahu masalahnya pada Dennis.  Kata Adara dia mahu membantu Rama supaya dia boleh dapat kembali semua yang dia miliki kembali termasuk harga dirinya. Dennis cemburu kenapa Adara begitu prihatinkan Rama. Adara kecewa apabila Dennis tidak menyokong kata-katanya ditanya Adara apakah Dennis gembira apabila Rama mendapat kesusahan sedangkan Rama juga teman Dennis. Dennis cuba menerangkan pada Adara maksudnya dia adalah jangan memaksa Rama untuk main futsal kalau dia tidak mahu.


Dennis mahu membuat Rama terhutang budi padanya dan sekiranya dia menolong Rama dan kesempatan Dennis bikin Adara lebih terkesan dengannya. Sekali tepuk dua nyamuk. Begitulah yang ada dalam fikiran Dennis. Dennis memberi khabar gembira untuk Adara yang dia akan sponsor Rama.
Dennis: Biarin aku yang sponsorin Rama.
Adara terlalu gembira mendengar berita itu dan dia langsung memeluk Dennis tanda berterima kasih.


Rama hairan ketiga orang keponakannya tidak berasa marah lagi.  Kata mereka Kakak Dara beritahu mereka yang mereka akan dibawa ke rumah yang lama lagi. Dalam hati Dennis dia berkata dia harus menjauhi Rama dari Adara. Dan itu adalah waktu yang tepat. Dia akan membiarkan Rama dan anak-anak melepas rindu. Andien, Andi dan Adit mengajak Dennis bermain dengan mereka. Dennis melihat Rama dan Adara berbual-bual dan dia serba ingin tahu apa yang dicakapkan mereka.

Rama tanya Adara kenapa dia memberi harapan palsu pada anak-anak. Tidak mungkin untuknya melunaskan hutang wang pada bank dalam masa yang begitu singkat iaitu dalam sebulan.
Adara: Siapa juga yang beri mereka harapan palsu? 


Kata Adara lagi dia bukannya memberi harapan palsu malah dia beri Rama harapan baru. Sambung Adara lagi Dennis akan menguruskan semua modal dan sponsor tentang hal futsal itu. Namun Rama tidak tahu di mana mahu mencari team futsal itu untuk memenangi pertandingan tersebut. Semuanya tidak begitu mudah. Dennis turut beri semangat pada Rama tentang hal itu. Akhirnya Rama mengalah dan mendengar nasihat Adara dan Dennis. Rama minta Adara bantunya cari pemain lain.

Adara minta anak-anak terus memberi semangat dan menyokong om mereka kerana om mereka sudah mengambil keputusan untuk mengambil bahagian dalam pertandingan futsal. Mereka memeluk om mereka.


Adara: Penguguman-penguguman, saudara-saudara yang ada di sini kami mencari pemain sepak bola.
Ramai orang yang ingin menyertai permainan itu. Dengan itu audisi memilih pemain futsal dimulakan. Adara tidak mahu melihat Rama kelihatan seperti putus asa. Menurut Adara bukankah itu suatu cara untuk mendapatkan wang dengan cepat.


Dengan dorongan yang diberikan Sudiro, Dennis turut mahu mengikuti sebagai salah seorang daripada pemain dalam team Rama.

Adara membuat bayaran sebanyak dua juta rupiah sebagai pendaftaran penyertaan Kejuaraan Futsal Internasional Terbuka 2012 untuk Rama tetapi diberikannya pendaftaran tersebut kepada Maya dan dia minta Maya serahkan pada Rama. Adara sanggup melakukan semuanya kerana dia ingin menunaikan permintaan Bu Tia yang telah memohonnya tolong membuat Rama dekat sama Maya.


Maya beritahu Rama dia yang telah membuat pendaftaran tersebut bagi pihak Rama.Namun Rama tahu itu semua pasti ulahnya Adara. Rama hairan kenapa dia melibatkan Maya.


Mereka mulakan latihan. Dennis ingin mendapatkan perhatian lebih daripada Adara lalu dia melonggarkan ikatan tali kasutnya. Adara terpaksa menolong Dennis untuk memasang tali kasut. Adara tersilap pasang tali tersebut apabila dia melihat Maya begitu prihatin pada Rama. Apabila Dennis bangun dari tempat duduk dia terjatuh.


Pak Sandy hilang konsentrasi dalam pekerjaannya. Tia pergi ke arah suaminya lalu bertanya di mana saja perginya Maya akhir-akhir ini, Dia jarang berada di rumah dan susah untuk menghubunginya. Tia hairan kenapa suaminya memberi jawapan yang dia tidak tahu kenapa Maya bersikap demikian. Tia hilang kesabaran lalu meninggikan nada suaranya pada suaminya itu. Tia tanya suaminya kenapa dia begitu malas melihat ke arah matanya apabila bercakap dengannya. Tia terus tanya dengan nada suara marah apa salahnya kali ini.
Pak Sandy: Aku cuma minta satu hal saja, tolong jangan ganggu papa kalau papa ada kerja.
Tanya Pak Sandy lagi takkan itu begitu susah untuk melakukannya. Tia mengikut suaminya kerana dia mencurigai sesuatu tentangnya.

Pak Sandy pergi semula ke tempat dia bertemu dengan Marni.Dia amat berharap dapat menemui Marni di sana sekali lagi. Tia berada di kawasan berhampiran dengan Pak Sandy. Dia mahu tahu apa yang sebenarnya berlaku pada suaminya. Tiba-tiba Pak Sandy hilang dari pandangan. Tia terus mencari Pak Sandy di mana-mana.


Pak Sandy ternampak Bu Siti dan dia tanya apakah Bu Siti ada nombor hp Marni. Tetapi mengikut Bu Siti katanya dia belum beli hp.  Bu Siti salah faham difikirkannya Pak Sandy ingin menghubunginya nanti. Bu Siti tidak tahu nombor hp Marni. Pak Sandy minta pertolongan daripada Bu Siti untuk Marni hubunginya apabila ingin bertemu dengannya.


Tia masih mencari suaminya dan dia ingin tahu kenapa Pak Sandy ke situ. Pak Sandy muncul dari belakang Tia dan tanya kenapa dia boleh berada di situ. Tia tidak tahu jawapan apa yang harus diberikannya. Pak Sandy tanya Tia apakah dia sengaja mengikutnya. Tia terus berkata yang dia juga sering berbelanja di tempat itu. Pak Sandy tidak mahu sampai isterinya tahu tentang masa lalu dia bersama Marni. Apabila Pak Sandy ditanya kembali Tia kenapa pula dia berada di situ, Pak Sandy berkata dia sedang menunggu rakan bisnesnya dan menurut Pak Sandy dia sudah terlambat.


Rama teruskan latihan bersama dengan pemain yang lain. Namun Rama tidak berkeyakinan mereka akan memenangi pertandingan itu memandangkan cara pemain-pemain dalam teamnya itu berlatih.


Pak Sandy ternampak Maya bersama Rama. Dalam hatinya berkata itu semua pasti gara-gara si pemain gagal itu. "Belum kapuk juga kamu, Rama... awas saja. Saya tidak akan pernah berhenti memisahkan kamu dari Maya anak aku."

Adara cemburu melihat Maya memeluk Rama.

Pak Sandy terus pulang ke rumah memanggil isterinya.
Pak Sandy: Kamu tau gak sih Maya ada di mana sekarang. Dia ada lagi di lapangan futsal. Mesra-mesraan sama Si Rama.
Tia: Oh ya, kok bisa sih?
Pak Sandy: Kamu nggak usah pura-pura acting seperti itu deh. Apa kamu tau tentang semua ini. Jangan-jangan kamu menyetujui hubungan mereka.
Tia: Aku nggak acting. Aku benar-benar nggak tau. Apain sih kamu menuduh aku.
Pak Sandy terus memarahi anaknya apabila Maya sampai di rumah.
Pak Sandy: Papa tau kalau kamu ada di lapangan futsal. 


Pak Sandy mahu tahu kenapa dia mesra-mesraan bersama Rama, di depan semua orang lagi.
Namun Maya beritahu papanya yang dia tidak mahu bahas lagi tentang masalah yang sama. Pak Sandy menuduh Rama apa yang dilakukannya pada Maya. Maya menjelaskan pada papanya yang Rama bukan seorang yang senang menyerah dan dia ingin memenangi pertandingan futsal. Malah Maya akan terus beri dorongan sampai dia memenangi pertandingan tersebut. Tetapi menurut Pak Sandy pula, pertandingan apa lagi yang Rama akan menang kerana dia sudah diblacklist. Maya terus berpihak pada Rama dengan mengatakan mungkin itu semua adalah mustahil buat papanya tetapi Maya yakin itu semua tidak mustahil buat Rama. Kata papanya kalau begitu mereka akan lihatnya nanti. Maya terus masuk ke kamarnya.



Adara pulang ke rumah dan terus minum segelas besar air sekali gus dihabiskannya.Marni tidak faham kenapa anaknya minum air sampai begitu. Marni tanya ke mana anaknya pergi hingga jam sebegitu baru sampai di rumah. Bukan itu sahaja. Baju Adara juga habis basah. Adara menerangkan pada ibunya yang dia baru selesai bantu Rama dalam latihan futsal. Menurut Adara lagi dia bukan pemain tetapi cuma menjadi supporter.



Bu Siti muncul di rumah Marni. Katanya ada orang yang titip kartu nama tersebut untuk diberikan pada Marni. Marni tanya siapa orangnya. Bu Siti terus mencari kartu nama tersebut. Tanya Marni apakah Bu Siti salah orang. Kata Bu Siti perkara lain boleh dilupainya tetapi yang ini dia pasti ingat.

Apakah reaksi Marni dan Adara apabila Bu Siti menjumpai kartu nama Pak Sandy nanti.. Bersambung dalam episode seterusnya pada 28 Oktober 2012.

Layar Drama Indonesia: Separuh Aku Episode 13 pada 27 Oktober 2012

Layar Drama Indonesia: Separuh Aku Episode 13 Part 1

Layar Drama Indonesia: Separuh Aku Episode 13 Part 2/2


sumber: (Terima kasih dan kredit diberikan kepada
http://www.sinemart.com/
http://www.rcti.tv/
http://id.wikipedia.org/
  Channel
crystle1987 Channel
emeraldL2009 Channel
lynnaandyou Channel
dan semua pihak atas sumber maklumat dan gambar)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar